Berita Kabupaten Banjar

Begini Cara Pencuri Lateks Beraksi, Mereka Sadap Pohon Karet Ketika Malam Hari

Pada wilayah tertentu, rupanya bukan hanya barang-barang mahal yang rentan menjadi incaran para pencuri, di wilayah Kecamatan Mataraman

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kebun karet di Desa Pasiraman, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pada wilayah tertentu, rupanya bukan hanya barang-barang mahal yang rentan menjadi incaran para pencuri, di wilayah Kecamatan Mataraman, yakni pada Desa Pasiraman sering terjadi pencurian getah karet di perkebunan karet.

Bahkan menurut keterangan warga desa, Legiman, pencuri karet beraksi ketika dinihari.

Selain itu ketika ada yang menjaga perkebunan karet tersebut, si pencuri tidak ada.

Seolah mengetahui kalau kebun itu dijaga.

"Memang sering sekali di kebun karet wilayah sini ada pencurinya. Tapi ketika dijaga malah tidak ada, seolah tahu," terang Legiman, Kamis (11/10/2018) kemaren.

Baca: Makan Sedikit Saja Tubuh Hero Hanom Tetap Gemuk, Dokter Indra: Masih Bisa Sembuh

Ia menceritakan kalau para pencuri biasanya menyadap karet langsung.
Sehingga saat pagi, ketika hendak disadap oleh warga, telah ada bekas sadapan karet sebelumnya.

Ujar Legiman, getah karet yang dicuri masih berbentuk lateks.

Karena mereka menyadap secara langsung pada pohon karet.

Hingga saat ini pun sepengetahuannya masih ada saja kasus pencurian itu.

Baca: Inilah 4 Olahraga yang Cocok Bagi Mereka Punya Napas Pendek

Memang tidak semakin banyak, akan tetapi diduga Legiman jumlah orang dalam kelompoknyalah yang bertambah.

"Dibanding dahulu, sekarang sudah berkurang. Tidak sesering beberapa waktu lalu. Tapi mungkin orangnya saja yang bertambah," terangnya.

Hal serupa terkait pencurian getah karet di perkebunan karet disampaikan oleh Kepala Desa Pasiraman, Muhammad Nur.

Ia mengatakan memang terkadang ada saja kasus pencurian getah karet yang terjadi.

Baca: Cek Persyaratan Berkas Via PO BOX di Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id 3 Hari Lagi Ditutup

Apalagi menurutnya saat dulu, selagi harga karet masih melambung

Pencuri latex sering bermunculan di perkebunan pada sekitaran desa tersebut.

"Saat ini kan harga karet juga sudah rendah, kemungkinan pencurian getah karet pun berkurang," terangnya.

Sepengetahuan Muhammad Nur pula, biasanya para pencuri karet mencuri ketika malam hari.

Selain itu disampaikan olehnya lokasi yang menjadi rawan pencurian adalah kawasan perkebunan milik negara di area tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved