Berita Viral

Viral Video Pemilik Sapi Tangkap Pencuri Sapi Berkat Kalung GPS, Peternak Tanahlaut Buka Suara

Ini kata para pemilik sapi di Kabupaten Tanahlaut mengenai berita viral menangkap pencuri sapi berkat sapinya dipasang kalung GPS

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Irfani Rahman
Istimewa tangkap layar video beredar
PENCURI SAPI DITANGKAP - video viral yang dinarasikan penggagalan pencurian sapi oleh pemilik berkat kalung GPS pada ternak tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebuah video amatir yang memperlihatkan seorang pemilik sapi menangkap tangan pencuri viral dan bikin heboh publik dunia maya di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimatan Selatan (Kalsel).

Hal itu karena ada identitas pada video tersebut yang merujuk kewilayahan yaitu TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) pada pikap warna hitam yaitu DA 8710 LB. 

Sebagai informasi, Rabu (7/1/2026), DA adalah kode Kalsel dan LB adalah kode Kabupaten Tala.

Di bak mobil pikap tersebut ada satu sapi jenis Sapi Bali. Di lehernya melingkar kalung warna hijau.

Pikap itu dikemudikan seorang lelaki muda. Dari kalimat seorang perempuan yang berbicara pada video tersebut, lelaki muda berpeci itu adalah pencuri sapi miliknya.

Dengan logat Batak yang kental, pemilik sapi itu berucap bahwa semua sapinya dipasangi GPS (Global Positioning System). Karena itu ia bisa melacak keberadaan sapi tersebut.

Baca juga: Intel Asmara di Kalsel Tawarkan Jasa Mata-mata, Cek Pacar Tak Balas Chat hingga Dugaan Selingkuh

Kemana pun pergerakan sapinya terbaca posisi koordinatnya sehingga akhirnya bisa menemukan seekor sapinya yang hilang tersebut. 

Video tersebut menyebar cepat pada Selasa kemarin di ruang publik dunia maya. Namun tidak tersebutkan secara jelas detail lokasi maupun waktu peristiwanya. Hanya dinarasikan bahwa kasus pencurian sapi tersebut terjadi di Kalimantan Selatan.

Beberapa kalangan peternak sapi di Tala ketika dikonfirmasi justru kaget dan belum mengetahui. "Wah, saya malah tidak mendengar," ucap Muji, warga Desa Bumijaya Kecamatan Pelaihari.

Sementara itu Kuswanto, pemilik kandang ternak modern di Desa Sumbermakmur Kecamatan Takisung, mengaku telah mengetahui kabar tersebut di sosial media.

Namun dirinya sejauh ini belum mendengar kasus pencurian sapi ber-GPS yang tertangkap tangan oleh si pemilik tersebut.

Senada diutarakan Samsiar, ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Tala. Ia mengatakan sementara ini di kalangan kepala desa di Tala belum mendengar kabar tersebut.

Beberapa pihak menduga kemungkinan video tersebut adalah konten yang bertujuan sebagai edukasi kepada para peternak agar menggunakan GPS demi mengamankan ternak sapi. Ada juga yang menduga video editan untuk menangguk klik and share.

Terkait video tersebut, ada berita portal daring di Jawa Barat yang menyebut sapi tersebut curian dari Karawang.

Terpisah, Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan ketika dikonfirmasi mengatakan jika dilihat dari TNKB yang tertera pada mobil pikap pada video tersebut, memang dari Tala.

"Kami cek dulu," ucap Ricky.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved