Intel Asmara di Kalsel

'Intel Asmara' di Kalsel Tawarkan Jasa Mata-mata, Cek Pacar Tak Balas Chat hingga Dugaan Selingkuh

Di Kalimantan Selatan saat ini ada jasa intel asmara, ini yang mereka lakukan terhadap pelanggan yang sewa jasa mereka

|
Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Riza
INTEL ASRAMA (ILUSTRASI)- Seorang intel asmara mengamati pasangan diduga selingkuh 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berawal dari kecurigaan, cemburu, dan pesan yang tak kunjung dibalas atau pasangan yang sulit dihubungi, sejumlah orang kini memilih jalan tak biasa, menyewa jasa “intel asmara”. Jasa ini bahkan ditawarkan secara terbuka di media sosial TikTok.

Salah satu akun yang beroperasi di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, hingga Martapura, secara terang-terangan menuliskan di bio-nya layanan pemantauan pasangan.

Mulai dari pacar, hubungan tanpa status (HTS), hingga pasangan menikah, dengan risiko ditanggung pengguna jasa.

Penyedia jasa yang telah menjalankan layanan ini selama dua bulan terakhir mengaku hanya menangani urusan percintaan. Ia menegaskan tidak melayani urusan di luar konteks asmara.

“Jasa saya ini cuma seputar percintaan aja. Mantau pasangan dari yang ringan sampai berat,” ujarnya sambil meminta namanya tak dituliskan, akhir pekan lalu.

Baca juga: Banjir Meluas di Kalsel, Gubernur Muhidin Sebut Alasan Belum Turun Langsung ke Lokasi Terdampak

Diceritakan lebih jauh, sebagian besar kliennya merupakan pasangan yang masih berpacaran. Untuk pasangan menikah, ia mengaku lebih selektif, terutama jika kasus tersebut berpotensi berujung perceraian.

“Kalau yang sudah nikah dan bisa berakibat cerai biasanya nggak saya ambil. Tapi kalau cuma mantau ringan, seperti cek ke rumah atau mantau ke acara, masih,” katanya.

Dalam praktiknya, pemantauan dilakukan dari kejauhan. Timnya hanya mengamati pergerakan target, mendokumentasikan aktivitas dengan foto, lalu mengirimkan hasilnya kepada pengguna jasa.

Contoh permintaan yang paling sering diterima adalah ketika salah satu pasangan sulit dihubungi. Klien kemudian meminta tim intel asmara mengecek keberadaan pasangannya, termasuk ke rumah atau kos.

“Kami datang ke lokasi, ambil foto, lalu kirim ke yang pakai jasa,” ujarnya.

Kasus terberat yang pernah ditangani adalah pemantauan terhadap suami yang diduga berselingkuh selama lima jam. Hasilnya, dugaan klien terbukti.

Tarif jasa ini bervariasi. Untuk pemantauan ringan, tarif dimulai dari Rp 50 ribu. Sementara tarif tertinggi yang pernah dipatok mencapai Rp 250 ribu untuk mengikuti target dari Banjarmasin ke Banjarbaru.

Untuk kasus berisiko tinggi, seperti dugaan perselingkuhan pasangan menikah, terdapat tim lain yang bekerja secara independen dengan tarif Rp180 ribu per jam.

“Tim itu di luar tanggung jawab saya, saya cuman kasih job aja ke mereka. Mereka berani ambil risiko tinggi, tapi nggak bawa nama kami kalau terjadi apa-apa,” jelasnya.

Saat bekerja di lapangan, ada empat orang yang terlibat dalam tim jasa “intel asmara” ini. Mereka bukan berasal dari teman tongkrongan, melainkan memang ada yang hendak mendaftarkan dirinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved