Berita Kotabaru

Bupati Kotabaru Buka MTQ di Pulaulaut Utara, Panitia Sayangkan Hal Ini

Kegiatan MTQ salah satu wadah syiar agama Islam berlangsung di halaman SMK Islam Pelayaran Al Bukhari, Jumat (19/10/2018).

Bupati Kotabaru Buka MTQ di Pulaulaut Utara, Panitia Sayangkan Hal Ini
helriansyah
Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Hajjah Fatma Idiana dan forkopinda Kabupaten Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU -Waktu dinanti-nantikan telah tiba. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara diselenggarakan di Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru.

Kegiatan MTQ salah satu wadah syiar agama Islam berlangsung di halaman SMK Islam Pelayaran Al Bukhari, Jumat (19/10/2018).

Hadir dalam kegiatan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH yang sekaligus membuka MTQ. Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru.

Baca: Ribuan Jemaah Bersalawat Bareng Habib Syech, Habib: Saya Ingin Kapolda Beri Sambutan

Juga hadir beberapa pejabat teras d lingkungan Pemkab Kotabaru, Kasdim 1004 Mayor Inf H Syamsul Khusairi SAg, Palaksa Lanal Kotabaru Mayor Laut (P) Agus Sulistyo SH.

Baca: NEWSVIDEO - Silaturahmi ke Banjarmasin Post Gibran Rakabuming Raka Bawa Markobar

Paling menarik, memeriahkan pembukaan MTQ menjadi momentum tahunan ini, panitia pelaksana menghadirkan Razanah (Raza), artis KDI yang melantunkan beberapa lagu bernuansa Islami.

"Pelaksanaan MTQ dibuka Bupati Kotabaru," kata panitia pelaksana Rizal Pahlevi sekaligus Kepala Desa Gunung Ulin kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Golkar Kalsel Gelar Sholat Hajat, Doakan Pemilu 2019 Lancar

Kegiatan berlangsung cukup semarak, dengan disaksikan warga desa Gunung Ulin.

Ketua LPTQ Kotabaru Ali Nurdin mengatakan, MTQ diikuti 92 orang peserta dari perwakilan desa. Selain ada beberapa desa tidak mengirimkan peserta.

Terpisah, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SHb, dalam sambutannya mengungkapkan pelasanaan MTQ bukan untuk menjadi momentum ini mencari juara.

Tapi jadikan MTQ sebagai ladang mencari amal serta menanamkan budaya untuk memperdalam ilmubdalam membaca al quran.

Tak cuma itu, Sayed berpesan kepada juri bersikap profesional dan sportifitas.

"Tapi yang sayangkan. Saat ini masih ada beberapa desa tidak mengirimkan pesertanya. Ini menandakan bahwa kita kekurangan stok qori dan qoriah," katanya dengan nada menyayangkan.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved