Menguak Maskot Kabupaten Tanahlaut

BKSDA Kalsel Berniat Teliti Sumber Pakan Kijang Mas

Itu dikatakan Kepala BKSDA Kalsel, Mahrus Aryadi menyikapi maskot fauna Kabupaten Tanahlaut

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Didik Triomarsidi
mukhtar wahid
Patung Kijang Mas menghiasi monumen tugu di bundaran Angsau, Jalan Nasional, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Tanahlaut, Rabu (24/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) belum menemukan jejak keberadaan Kijang Mas asal Tanahlaut.

Itu dikatakan Kepala BKSDA Kalsel, Mahrus Aryadi menyikapi maskot fauna Kabupaten Tanahlaut terkait keberadaan Kijang Mas saat dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, belum lama ini.

Baca: Live Streaming PSM Makassar vs Persib Bandung via Live Streaming Indosiar Liga 1 Wanggai Main

Menurut Mahrus Aryadi, sangat mungkin hutan di Kabupaten Tanahlaut menjadi habitatnya kijang mas itu. Cuma Mahrus menduga bentuknya seperti kijang sambar yang memang banyak di hutan Tanahlaut.

Baca: Jelang Tes CPNS 2018, BKN Lakukan Simulasi Soal via cat.bkn.go.id, Supaya Nilai CAT Tinggi

Mahrus Aryadi mengaku belum dapat memastikan Kijang mas ada di hutan Tanahlaut, sebelum melakukan validasi dan penelitian lokasi tumbuhan sebagai pakan Kijang Mas.

"Untuk melihat keberadaan Kijang Mas itu memang harus melihat tumbuhan yang biasa menjadi pakan yang dikonsumsi kijang mas," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved