Ekonomi dan Bisnis
Oktober IHSG Alami Net Sell Asing Rp 3,45 Triliun
Menutup Bulan Oktober 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alami tren pelemahan dengan akumulasi nilai -0,62 persen.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menutup Bulan Oktober 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alami tren pelemahan dengan akumulasi nilai -0,62 persen.
Tren pelemahan IHSG selama Bulan Oktober 2018 juga diwarnai dengan aksi jual investor asing yang berujung pada nett sell asing senilai Rp -3,45 triliun.
Pada hari perdagangan terakhir di Bulan Oktober 2018, IHSG ditutup di level 5.831.
Menurut Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin, Herry Wachiedin, dari analisa Divisi Riset MNC Sekuritas menunjukkan IHSG masih terancam alami tekanan jual pada Bulan Nopember 2018.
Baca: Kotak Hitam Lion JT610 yang Jatuh Ditemukan di Kedalaman 30 Meter, Link Live Streaming Kompas TV
Baca: Pernyataan Maia Estianty Usai Resmi Menjadi Istri Irwan Mussry
Bahkan jika merujuk ke data historic heatmap JCI 10 tahun terakhir, probabilitas tekanan jual di Bulan Nopember bisa mencapai 70 persen.
"Sementara hari ini, IHSG diperkirakan berpeluang tertekan seiring turunnya harga komoditas seperti minyak mentah, batubara, emas, nikel dan crude palm oil sambil menunggu data inflasi bulan Oktober diperkirakan 0.15 persen," kata Herry.
MNC Sekuritas masih memasukkan mayoritas saham-saham perbankan dalam rekomendasinya hari ini, Kamis (1/11/2018) termasuk saham BBRI, BBCA, BMRI dan BBTN. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/idx-channel_20181101_125614.jpg)