Pengerjaan Proyek Bandara Syamsudin Noor

Pengerjaan Empat Paket Ruas Jalan ini Diusulkan di APBD 2019 untuk Penunjang Proyek Bandara

JALAN perkampungan yang menghubungkan kelurahan satu ke kelurahan lainnya, RT satu ke RT lainnya, di belakang Bandara Syamsudin Noor

Pengerjaan Empat Paket Ruas Jalan ini Diusulkan di APBD 2019 untuk Penunjang Proyek Bandara
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (19/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - JALAN perkampungan yang menghubungkan kelurahan satu ke kelurahan lainnya, RT satu ke RT lainnya, di belakang Bandara Syamsudin Noor masih belum selesai tertata.

Jalan itu di antaranya Jalan Pondok Mangga III, Jalan Karang Anyar I sebelah PLN, Jalan Taruna Praja Satu, dan Jalan Loktabat Utara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, melalui Kabid Bina Marga, Yasin Toyib, menjelaskan jalan-jalan tersebut nantinya akan dikerjakan secara bertahap.

Yasin Toyib mengatakan, ada empat paket ruas yang diusulkan di APBD 2019 ini untuk penunjang dan pendukung jalan akses utama Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.
.
"Ruas pertama, simpang tiga Syarkawi-Simpang Tiga Golf, rancangan alokasi Rp 10 miliar. Kedua yakni di Jalan Golf dengan ususlan Rp 5 miliar. Paket ketiga yakni Simpang Tiga Golf -Kasturi diperkirakan Rp 20 miliar. Paket keempat yakni Kasturi-Jalan akses bandara Rp 5 miliar," ujarnya.

Baca: Drama Penggerebekan Vicky Prasetyo ke Rumah Angel Lelga, Temukan Selingkuhan Istrinya

Baca: Terungkap Tujuan Awal Pembuatan Film A Man Called Ahok, Ada Kaitannya dengan Politik?

Baca: Ramalan Sujiwo Tedjo Soal Pemenang Pilpres 2019, Sempat Singgung Jokowi dan Prabowo

Baca: Penjelasan Pakar Mikro Ekspresi Saat Luna Maya Ditanyai Seputar Hubungan Reino Barack dan Syahrini

Yasin mengakui masih belum tergarap aspal ada sekitar 10 kilometer.

"Kami taksir alokasinya Rp 20 miliar. Juga ada jalan yang masih menyempit, jaraknya 1 kilometer. Tapi semua lahan untuk akses utama sudah beres. Sebab lahan sudah bebas," ujarnya.

Yasin menjelaskan, akses utama dari kilometer 17 hingga ke belakang bandara tersebut dilimpahkan ke nasional.

Ini selaras dengan Program Strategis Nasional (PSN).

"Sudah kami usulkan untuk ditingkatkan asetnya ke nasional. Sehingga kekurangan dananya akan diajukan oleh Balai Jalan Nasional. Karena ini program PSN dan nasional juga harus hadir untuk membantu kekurangan di daerah. Hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN)," ujarnya.

Menurut Yasin, akses jalan bandara saat ini masih proses pengurukan tanah.

“Kami berharap proyek pembangunan paket-paket ini akan selesai tepat waktu. Pembangunan sarana dan prasarana pendukung harus seirama dengan pembangunan Bandara Syamsudin Noor,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved