Barita Banjarbaru

100 Perempuan Bawa 3 Tapih dan 3 Kakamban, Peserta Membludak Baayun Maulud

Peserta tertua Siti Samsiah berusia 71 tahun, Termuda Aisyah Humaira masih berusia 17 hari.

Tayang:
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Didik Triomarsidi
nia kurniawan
Tradisi Baayun Maulud digelar di Museum Lambung Mangkurat, Kota Banjarbaru, Kamis (29/11). Diikuti 171 peserta dan 100 peserta diantaranya perempuan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tradisi Baayun Maulud digelar di Museum Lambung Mangkurat, Kota Banjarbaru, Kamis (29/11). Diikuti 171 peserta dan 100 peserta diantaranya perempuan.

Peserta tertua Siti Samsiah berusia 71 tahun, Termuda Aisyah Humaira masih berusia 17 hari.

Kegiatan tahunan ini dihadiri Sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan M Suhariyanto.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peserta penuhi syarat pendaftaran serahkan foto peserta, sediakan tapih tiga helai dan kakamban tiga helai beda warna.

Baca: Terungkap di Mata Najwa Dua Kali Edy Rahmayadi Ajukan Pengunduran Diri Sebagai Ketua PSSI

Baca: Bukti Pengaturan Skor Liga Indonesia Mengemuka, Persija Jakarta dan PSM Makassar Wajib Waspada

Baca: Presiden Joko Widodo Ditagih Hadiah Saat HUT Korpri Ke-47, Zudan : Kami Bisa Terbang Lebih Tinggi

Untuk penceramah Al habib hasan bin hasyim ba'abud dari Banjarbaru, grup maulid dari Hidayatus sibiyan dari Martapura pimpinan KH Muhammad zarkasi naseri. Tapung tawar KH Muhammad Zarkasi naseri.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Ikhlas Budi Prayogo melalui Slamet hadi triyanto sebagai fungsional pamong budaya mengatakan jumlah peserta membludak.

"Dari target hanya 160, ternyata sampai 171 peserta. Itupun sebenarnya masih banyak yang ingin ikuti namun terpaksa kami batasi karena keterbatasan fasilitas," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved