Kriminalitas Banjarbaru

Setelah Dirazia Polsek Banjarbaru Timur, Fahmi Janji Takkan Jual Gaduk lagi

Polsek Banjarbaru Timur yang merupakan perkepanjangan tangan Polres Banjarbaru menggiatkan operasi penyakit masyarakat ini.

Setelah Dirazia Polsek Banjarbaru Timur, Fahmi Janji Takkan Jual Gaduk lagi
Nia Kurniawan
Barang bukti miras gaduk yang diamankan polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Petugas makin gencar melakukan penertiban minuman memabukkan atau minuman keras (miras) di wilayah hukum Polsek Banjarbaru Timur. Kegiatan ini dilakukan, pasalnya kejahatan terkadang dipicu akibat mengkonsumsi miras.

Polsek Banjarbaru Timur yang merupakan perkepanjangan tangan Polres Banjarbaru menggiatkan operasi penyakit masyarakat ini.

Kali ini operasi dilaksanakan di Pasar Tradisional Galuh Cempaka Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Dipimpin langsung Kapolsek AKP Debi Triyani Murdiyambroto, petugas menyita dua dos atau 48 botol alkohol cap gajah duduk alias gaduk.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Streaming RCTI PSCS Cilacap Vs Persib Bandung Liga Indonesia 2018

Baca: Satnarkoba Polres Tabalong Amankan Tiga Pelaku Kejahatan, Bukti-Bukti yang Memberatkan Mereka

Baca: Link Live Streaming Indosiar PSMS Medan Vs PS Tira Liga 1 2018 Siaran Langsung Indosiar Jam 18.30

Baca: Download di Sini Materi Soal Tes SKB CPNS 2018 Untuk Jabatan Fungsional Tertentu Usai Lolos Tes SKD

Sebanyak 48 botol alkohol di dalam kemasan plastik itu, langsung diangkut ke Mako Polsek Banjarbaru Timur, dan dilakukan penyitaan karena ditengarai obat luar tersebut untuk disalahgunakan alias dikonsumsi.

Fahmi (35) warga Desa Banua Raya Rt.01 Rw.01 Kecamatan Bati-bati Kabupaten Tanah Laut, pemilik 48 botol alkohol turut digelandang ke Mako Polsek Banjarbaru Timur diberikan Pembinaan dengan disertai Surat Pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Dia janji takkan menjual alkohol untuk disalahgunakan pemakaiannya. Bahkan surat pernyataan diketahui oleh Lurah Cempaka Sekretaris Lurah Aris Munandar. S.Pi dan disaksikan oleh Kepala Dusun Banua Raya H. Munir.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Debi Triyani Murdiyambroto mengatakan penjual tidak ditahan karena tak ada dasarnya dilakukan penahanan.

"Alkohol bukan termasuk obat dilarang beredar, terkecuali untuk disalahgunakan”. Ucapnya, Rabu (5/12).

Puluhan obat luar jenis cair itu dilakukan penyitaan dari hasil informasi warga, bahwa alkohol dijual dikonsumsi untuk mabuk”.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved