Hobi Jantan Perwira Polda Kalsel

Pemegang Dan V Lemkari Ini Sebut Karate Bisa Kontrol Emosi, AKBP Toetoes Lihai Karate Sejak SD

AKBP Toetoes mengungkapkan dirinya menggeluti karate sejak kelas 5 SD kala berada di Malang Jawa Timur

Pemegang Dan V Lemkari Ini Sebut Karate Bisa Kontrol Emosi, AKBP Toetoes Lihai Karate Sejak SD
AKBP Toetoes untuk Banjarmasinpost.co.id
AKBP Toetoes bersama atlet karate Malaysia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Tapilan tegap dengan kumis tebal membuat Kabag Bin Opsnal Ditsamapta Polda Kalimantan Selatan AKBP Toetoes SW terlihat gagah dan terkesan sebagai pribadi yang tegas dalam tugas. Namun dibalik itu ternyata pria ini adalah pria ramah dan terkesan sangat rendah hati.

Padahal prestasinya membanggakan selaku atlet karate dan pada saat remaja pernah ikut tim karate PON Jawa Timur dan hingga kini masih aktif di dunia karate dan bahkan baru-baru ini meraih juara III kelas Kumite Veteran pada Kejuaraan Indonesia Karate Championship II Tahun 2018 .

Saat berbincang dengan Banjarmasinpost.co.id, AKBP Toetoes mengungkapkan dirinya menggeluti karate sejak kelas 5 SD kala berada di Malang Jawa Timur. Waktu itu ia kerap latihan di perguruan Lembaga Karatedo Indonesia (Lemkari) bersama para TNI dikarenakan sang ayah adalah seorang prajurit TNI.

Baca: Tak Sembarang Hobi, Perwira Polda Ini Sempat Beraksi di PON Sedang AKBP Takdir Sekalian Blusukan

Baca: KalselPedia: Fakta Meriam Benteng Tatas, dari Penemuan hingga Sampai di Masjid Sultan Suriansyah

Waktu berjalan memasuki SMA kelas 1 ia telah memegang sabuk hitam Dan 1 dan pada 1980 dari Malang ia bergabung dengan Forki Jawa Timur untuk ikut tim PON.

"Saya satu-satunya atlet Malang yang ikut Tim PON Jawa Timur dapat juara umum dan waktu itu saya diberikan proritas oleh pak Anton Soejarwo untuk ikuti pendidikan bintara Polri di Mojokerto," paparnya.

Lulus bintara ia masih menjadi atlet dan pada 1993 ia pun mengikuti ujian DAN 3 di Jogja dan ketemu Paman Birin ambil DAN 1 serta ketemu pak Bambang untuk ujian DAN 2.

Kemudian pada 1996 ia pun sekolah perwira dan menjadi wasit nasional dan sudah tak menjadi atlet lagi dan bahkan sempat akan menjadi wasit Asian Games namun tak jadi karena tak bisa meninggalkan dinas tugas.

Kemudian setelah lulus sekolah perwira ia pun ditempatkan di Kalsel dan sudah tak menjadi atlet namun menjadi wasit dan melatih. Puncaknya pada Danlanal Cup Kejuaranaan Open Karate Lemkari se Kalsel antar Dojo , , para anggota Dpjo Polda Kalsel yang ia latih 5 orang dapat medali emas, , 6 orang perak, sisasnya perunggu.

Baca: Powan Cantik Brigpol DS Selingkuh dengan Napi yang Ternyata Perwira Polisi Gadungan

Baca: Video Billy Syahputra dan Hilda Vitria Makan di Emperan Toko di Jepang Beredar, Rena: Kayak Gembel!

Dari hasil itu Paman Birin yang merupakan Ketua Lemkari Kalsel mereka yang juara 1 diikutkan pada Kejuaraan Indonesia Karate Championship II Tahun 2018 dan ia pun ikut kelas Veteran.

"Untuk kelas kumite Veteran ini syaratnya harus mantan atlet dan untuk kumite Veteran yang ikut dari India, Malaysia, Philipina, Thailand dan Singapura, allhamdulillah mendapat juara 3," papat Toetoes.

Menurutnya banyak manfaat menggeluti olahraga karate ini yakni yang utama membentuk mental dan kepribadian dimana diiharapkan anggota sabhara bisa kendalikan emosi.

"Kita ngak boleh emosi dengan karate emosi jadi terkontrol dan juga bangun kepercayaan diri yang kuat dan juga untuk membela diri,"papar Toetoes yang baru-baru ini ikut berhasil lulus ujiam DAN 5 bersama dengan Paman Birin san ketua Sabuk Hitam Lemkari Kalsel Siense Pieter.

(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved