Ekonomi dan Bisnis

Asperindo Kalsel Keluhkan Kenaikan Tarif Surat Muatan Udara (SMU), Naik Sebesar 80 Persen

Kenaikan SMU yang dinilai banyak dengan tempo waktu yang singkat, menjadikan beban biaya operasional perusahaan jasa pengiriman turut membengkak.

Asperindo Kalsel Keluhkan Kenaikan Tarif Surat Muatan Udara (SMU), Naik Sebesar 80 Persen
banjarmasinpost.co.id/maulana
Suasana musyawarah Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Kalimantan Selatan (Kalsel), terkait kenaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Kalimantan Selatan (Kalsel), gelar musyawarah terkait kenaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU), Kamis (10/1/2019) siang.

Kenaikan SMU yang dinilai banyak dengan tempo waktu yang singkat, menjadikan beban biaya operasional perusahaan jasa pengiriman dan logistik turut membengkak.

Dijelaskan Ketua Asperindo Kalsel, H Achmad Suhanto SE, pihaknya mengeluhkan kenaikan SMU dengan harga saat ini yang bersifat dramatis.

"Karena informasi kenaikannya sangat singkat, misalnya hari ini ada surat besok langsung diberlakukan, maka itu sifatnya dramatis," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS : Siswi SMPN 5 Banjarbaru Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 150 Juta

Baca: Detik-detik Percakapan Si Penculik Minta Tebusan Rp 150 Juta, Bernada Ancaman Polda Turun Tangan

Baca: Naik Jet Teman, Ustadz Arifin Ilham Berobat ke Malaysia, Alvin Faiz dan Yusuf Mansyur Minta Doa

Menurutnya hal tersebut mengganggu pada pihaknya sebagai pemakai jasa maskapai penerbangan.

"Kami tidak mungkin hari ini ada kenaikan SMU, langsung menyampaikan kepada konsumen, harusnya dilakukan secara periodik, karena kami juga ada kontrak kerja selama setahun dengan konsumen," keluhnya.

Kenaikan SMU yang sudah naik tiga kali ini, ia nilai sudah sebanyak 80 persen. "Ambil contoh yang naiknya paling tinggi itu tujuan Balikpapan awalnya hanya Rp 5 ribu perkilogram sekarang jadi Rp 25 ribu. Itu yang berat," ucapnya.

Mulai Januari 2019 beberapa anggotanya sudah lakukan penyesuaian harga pengiriman. "Beberapa teman-teman sudah lakukan kenaikan harga per 1 Januari tadi," sebutnya.

Selain itu ia juga adanya kenaikan SMU ini menurutnya akan memberatkan bagi pelaku UMKM Kalsel. "Karena UMKM Kalsel saat ini sedang mulai bangkit, kalau tidak didukung biaya penerbangan yang murah maka bisa jatuh lagi," ungkapnya.

Ia mengharapkan nantinya Asperindo mempunyai pesawat sendiri, sehingga bisa mandiri. "Mudahan-mudahan pemerintah mendukung, agar bisa memudahkan bagi pelaku UMKM," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved