Berita Tapin
Intip Kolam Renam Diang Bulan, Alternatif Wisata Warga Kabupaten Tapin dan Sarana Latihan Atlet
Intip Kolam Renam Diang Bulan, Alternatif Wisata Warga Kabupaten Tapin dan Sarana Latihan Atlet
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Keberadaan kolam renang Galuh Diang Bulan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan jadi lokasi favorit warga setempat.
Tidak heran, setiap akhir pekan, kolam itu dikunjungi warga Kabupaten Tapin dari berbagai wilayah Kecamatan. Mereka mengajak serta anak-anaknya untuk belajar berenang.
Kolam renang Galuh Diang Bulan itu dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin. Itu terlihat dari peraturan bagi pengunjung yang ingin masuk areal kolam renang.
Ada dua kolam renang di areal itu, satu diperuntukan bagi balita dan anak-anak. Kolam kedua sepertinya khusus lomba karena ada tumpuan.
Baca: 4 Fakta Drama Pengejaran Pelaku Penculikan Siswi SMPN 5 Banjarbaru, Anjing Pelacak & Suara Tembakan
Baca: Artis Ternama Hamil Karena Prostitusi Online Dibongkar Robby Abbas pada Melaney Ricardo
Baca: Video Pemain Sepak Bola Disambar Petir di Tuban, Polisi Ungkap Fakta-fakta Ini
Baca: Perasaan Dewi Ular Saat Tidur dengan Piton Terungkap, Ni Putu Astridayanti Ngaku Awalnya Seperti Ini
Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, penjaga tiket masuk kolam renang memungut Rp 3000 per orang. Parkir kendaraan roda empat Rp 5000.
Abdillah, warga Kecamatan Bakarangan mengaku kali kedua berkunjung ke kolam renang Galuh Diang Bulan, bersama putrinya.
"Saya diajak anak saya yang ingin belajar berenang. Ini kali kedua berkunjung. Sebelumnya ke rekreasi water boom di Kandangan, sekitar 25 kilometer dari kota Rantau," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (13/1/2019).
Menurut Abdillah, kolam renang Galuh Diang Bulan diperuntukan bagi para atlet renang asal Tapin. Kemudian belum lama ini dibuka untuk masyarakat umum.
Baca: Kabar Duka - Eduard Sirait, Sutradara Pertama Serial Keluarga Cemara Meninggal Dunia
Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Inter Milan Vs Benevento, Siaran Langsung Coppa Italia Malam Ini
"Saya senang saja karena lebih murah Rp 3000 saja. Kalau ke water boom harus banyak bawa uang karena tiket masuknya puluhan ribu kalau hari libur," katanya.
Abdillah berharap Pemerintah Kabupaten Tapin merealisasikan rencana pembangunan water boom di Kota Rantau. Sebab wacana itu pernah terlontar dan lokasinya di kawasan RTH Rantau Baru.
"Informasi yang saya dengan pembangunan water boom di Kota Rantau dibangunkan investor wahana permainan air. Cuma lebih dahulu di Kabupaten tetangga," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)