Kongres PSSI 2019
Sempat Memanas, Pentolan Bonek dan Elemen Suporter Singgung Mafia Bola di Kongres PSSI 2019
Sempat Memanas, Pentolan Bonek dan Elemen Suporter Singgung Mafia Bola di Kongres PSSI 2019
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak 14 elemen suporter menyuarakan aspirasi di halaman arena Kongres PSSI 2019 pada Minggu (20/1/2019).
Bahkan aksi suporter di Kongres PSSI ini merupakan dukungan pada Satgas Anti Mafia Bola yang saat ini bersih-bersih di tubuh PSSI, sempat memanas.
Pentolan Bonek (Suporter Persebaya Surabaya) Andi Peci menilai aksi di Kongres PSSI 2019 yang digelar adalah bentuk kepedulian terhadap sepakbola Indonesia.
"Suporter elemen yang paling dikorbankan oleh mafia sepak bola," ucap Andi Peci di sela aksi di halaman Kongres PSSI 2019.
Baca: Tagar #JokoDriyonoOut Viral Usai Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum di Kongres PSSI 2019
Baca: Mascus/Kevin Juara! Hasil Final Malaysia Masters 2019, Marcus/Kevin Taklukkan Wakil Malaysia
Baca: Jawaban Kriss Hatta Tentang Hilda Vitria Buat Nia Ramadhani Emosi, Karena Billy Syahputra?
Dia menilai, selama ini suporter tim satu dan lainnya dibenturkan. Bahkan mereka mengorbankan nyawa demi sepakbola Indonesia.
"Ini sejarah pertama kali kita punya lembaga Ad Hoc. Dengan penangkapan 11 orang itu bentuk bersih-bersih sepak bola Indonesia," tambah Andi.
"Kami dukung penuh untuk memberantas semua mafia yang selama ini menghantui persepakbolaan Tanah Air," kata Ian, yang merupakan satu di antara pentolan suporter Bali United, Brigaz Bali, Minggu (20/1).
Peserta aksi pun sangat berharap ada perubahan dalam tubuh Timnas Indonesia.
Suporter sangat berharap Timnas Indonesia menggapai prestasi yang membanggakan di kancah internasional.
Mereka menyuarakan agar Wakil Ketua umum PSSI yang kini bertindak sebagai ketua umum sementara, Joko Driyono, kepala staf ketua umum PSSI, Iwan Budianto, hingga sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria agar mundur.
Para suporter itu menduga ketiganya terlibat dalam mafia pengaturan skor.
Saat menyuarakan aspirasi, diwarnai pengamanan satu suporter oleh pihak Kepolisian, yang diketahui bernama Mimit.
Mimit diamankan setelah merangsek memaksa masuk ke dalam arena Kongres PSSI.
Tahu ada rekannya yang diamankan, peserta aksi meminta polisi melepas rekan mereka. "Hey lepaskan Mimit," teriak suporter bersahutan, Minggu (20/1/2019).
Suasana pun sempat tegang. Direktur Intelkam Polda Bali, Komisaris Besar Wahyu Suyitno, langsung mengajak dialog peserta aksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/aksi-demo-suporter-dan-fans-sepak-bola-saat-kongres-pssi-di-nusa-dua-bali-minggu-2012019.jpg)