Serambi Mekkah

Mundar, Buah Langka Asli Banjar, Begini Cita Rasanya

Di pulau Kalimantan garcinia mangostana merupakan jenis manggis yang telah dibudidayakan di kebun, sedangkan garcinia forbesii (Mundar)

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
DINAS TPH BANJAR UNTUK BPOST GROUP
Buah Mundar ini merupakan buah khas Kabupaten Banjar. Cita rasanya asam manis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Di pulau Kalimantan garcinia mangostana merupakan jenis manggis yang telah dibudidayakan di kebun, sedangkan garcinia forbesii (Mundar) merupakan jenis Manggis yang terdapat di hutan alami dan juga telah mulai dibudidayakan di kebun.

Buah Mundar, namanya terdengar asing di telinga.

Buah Mundar adalah salah satu buah langka yang berasal dari Indonesia dan populer dengan nama Manggis Merah atau red mangosteen. Orang Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya buah Mundar.

"Mundar merupakan salah satu tanaman buah yang masih satu kerabat dengan Manggis. Termasuk dalam ordo guttiferales, famili guttiferae, genus garcinia, dan spisies garcinia forbesii," beber Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar HM Fachry, Sabtu (26/01/2019).

Buah Mundar ini merupakan buah khas Kabupaten Banjar. Cita rasanya asam manis.

Buah Mundar ini merupakan buah khas Kabupaten Banjar. Cita rasanya asam manis.

(DINAS TPH BANJAR UNTUK BPOST GROUP)

Tanaman yang tergolong ke dalam tanaman keras/tahunan (paranual) tersebut, jelasnya, masih dapat ditemukan di beberapa kabupaten di Kalimantan Selatan.

Di antaranya di Kabupaten Banjar, Tapin, dan di kawasan Hulu Sungai.

Kerabat buah Manggis (garcinia sp) di kawasan Asia Tenggara yang dapat dimakan sekitar 30 jenis.

Tapi, kebanyakan rasa buahnya agak asam karena kandungan asam sitratnya tinggi (Jansen, 1991).

Tercatat ada 21 jenis garcinia asli Indonesia yang dapat dimakan. Lima jenis di antaranya telah dibudidayakan (Uji, 2007).

Menurut Siregar (2005), terdapat 12 jenis manggis di Kalimantan.

Enam jenis hanya terdapat di hutan alami, tiga jenis telah ditanam di kebun dan tiga jenis terdapat di hutan dan kebun.

"Bentuk buahnya bundar. Karenanya, masyarakat setempat menyebutnya buah Mundar atau bundar. Dicirikan dengan buah yang berwarna merah cerah, berbentuk bundar, berkulit buah yang tipis dan lunak," sebut Fachry.

Bunga dan buah menempel diranting/dahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved