Berita Tabalong
Langsat Tanjung Terkenal Enak, Bupati Tabalong Pun Nekat Naik Pohon Langsat, 'Benaik Langsat'
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani juga memetik langsung langsat dari pohonnya menggunakan bantuan tangga, Senin (28/01/2019).
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Warga Desa Tanta, Kabupaten Tabalong berebut buah langsat yang baru saja dipetik langsung dari pohonnya, bukan hanya warga yang antusias Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani juga memetik langsung langsat dari pohonnya menggunakan bantuan tangga, Senin (28/01/2019).
Kegiatan ini dilaksanakan pada panen raya "Benaik Langsat" yang digelar oleh aparat Desa Tanta Rt 04. Pohon langsat yang memiliki banyak buah ini sangat mudah ditemukan di Kecamatan Tanta.
Buah langsat yang memang khas dari Kabupaten Tabalong atau biasa disebut warga Kalsel dengan sebutan Langsat Tanjung ini memang menjadi kesukaan bagi banyak orang.
Selain rasanya yang manis, langsat khas tanjung juga menyegarkan saat dimakan disiang hari. Dijamin siapapun yang memakan tidak cukup hanya memakan satu biji saja.
Baca: BREAKING NEWS - Dua Bocah Kakak Adik di Banjarbaru Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bawa Ponsel
Baca: Berkas Kasus Dugaan Korupsi Mantan Bupati Katingan H Ahmad Yantenglie Dilimpahkan Ke Kejaksaan
Baca: Jawaban Iis Dahlia Gantikan Billy Syahputra Usai Peristiwa Adu Jotos dengan Pengacara Kriss Hatta
Agar menjaga kesegaran buah biasanya para pemetik langsat langsung memanjat pohon dan membawa keranjang agar buah tetap menempel pada tangkainya. Kesegaran buah juga akan lebih tahan lama jika disimpan bersamaan dengan tangkainya.
Yudi Lesmana ketua pelaksana "Benaik Langsat" mengharapkan kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun dengan skala yangblebih besar. Selain menjadi daya tarik bagi warga luar daerah sekaligus menibgkatkan pendapatan warga sekitar melalui penjualan buah.
"Dan yang pasti mengenalkan buah langsat secara lebih luas di masyarakat, memanen langsat juga hanya bida dilakukan oleh beberapa orang yang mrmang menguasai teknik dan keberanian sehingga bisa dijadikan daya tarik tersendiri," ujarnya.
Desa Tanta juga penghasil buah lain, diharapkan dengan berkembangnya kegiatan ini juga bisa memperkrnalkan buah buahan lain yang ada di Tanta.
Saat musim panen, buah langsat memang melimpah di Kecamatan Tanta. Setiap kebun langsat bahkan bisa menghasilkan hingga satu ton. Penjualannya juga sampai keluar provinsi.
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani menambahkan pihak pemerintah daerah mendukung penuh dengan adanya kegiatan ini. Dan untuk kedepan akan membantu warga untuk meningkatkan kebun langsat salahsatunya dengan memberikan bantuan bibit.
"Tanta bisa menjadi pusat wisata buah di Kabupaten Tabalong, potensi alam sudah kita miliki dan ini jangan disia siakan," ungkapnya.
Anggota DPR RI komisi V Abdul Latief Hanafiah yang ikut langsung memetik langsat ini sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Kabupaten Tabalong khususnya Desa Tanta Kecamatan Tanta ini, karena atraksi “banaik Langsat” merupakan suatu acara yang unik.
“Potensi buah lokal yang besar ini memang harus dilestarikan dan tingkatkan, "ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/Nia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-tabalong-anang-syakhfiani-juga-memetik-langsung-langsat.jpg)