Mengulik di Balik Booming Kopi Aranio

Kopi Aranio Ditanam Sejak Era Wong Londo

Kian hari kian familiar, makin akrab di telinga warga Kalimantan Selatan (Kalsel). Kopi Aranio yang kini pamornya makin mengristal di dunia kopi

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Rendy Nicko
banjarmasin post group/ idda royani
Azhari menunjukkan mungilnya biji kopi Aranio dari hasil kebunnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kian hari kian familiar, makin akrab di telinga warga Kalimantan Selatan (Kalsel). Itulah Kopi Aranio yang kini pamornya makin mengristal di dunia perkopian.

Tak cuma aspek cita rasa yang membuatnya begitu cepat digandrungi para penyuka kopi. Sejarah kebunnya pun turut menjadi daya tarik atau 'kekuatan' tersendiri.

Tak banyak yang tahu, kopi Aranio yang berada di Kabupaten Banjar telah berusia cukup tua. Bahkan jauh lebih tua dari kemerdekaan bangsa ini (Indonesia).

Kok bisa? Itulah kenyataannya, karena jauh hari sebelum Bumi Pertiwi ini mereguk kemerdekaan, kopi Aranio telah lama dibudidayakan oleh warga di Bumi Barakat.

Baca: 2 Ledakan Terdengar Saat Kelotok Terbakar di Handil Selat Simin Kapuas, Warga Geger

Baca: Tanggapi Keluhan Warga, Petugas Dishub Tanbu Tertibkan Truk Trailer

Baca: Ahmad Dhani Ditempatkan di Sel Khusus Bersama Tahanan Orangtua, Suami Mulan Jameela Idap Ini

Baca: Atta Halilintar Bongkar Gaji Sule dan Andre Taulany, Beda Dikit Karena Banyaknya Program

"Sejak zaman penjajahan Belanda (Wong Londo) kopi yang ada di daerah ini ditanam. Begitu penuturan turun-temurun orangtua di sini" ucap Azhari, petani kopi Aranio, beberapa hari lalu.

Termasuk kebun kopinya seluas sekitar dua hektare yang ada di desanya di Desa Aranio, Kecamatan Aranio. Sepengetahuannya, semua tanaman kopi yang ada di Banjar saat ini bersumber dari bibit yang sama.

Hanya saja sebagian besar telah mengalami peremajaan. Namun bibitnya tetap berasal dari satu sumber yang sama sehingga cita rasanya pun sama termasuk bentuk bijinya juga sama yakni kecil seukuran biji kedelai.

(banjarmasinpost.co.id/ idda royani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved