Kriminalitas Kalteng
Komplotan Gendam Ditangkap Saat Beraksi Tipu Warga Samuda, Sempat Ambil Puluhan Juta
Petugas Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menangkap lima orang pelaku penipuan dengan cara menghipnotis korban
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Petugas Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menangkap lima orang pelaku penipuan dengan cara menghipnotis korban atau yang lebih dikenal dengan sebutan gendam.
Informasi terhimpun menyebutkan, kejadian penipuan dengan modus ilmu gendam dilakukan oleh lima orang terjadi, Jumat (28/2 /2019) pagi di pasar Samuda Kelurahan Basirih Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim.
Saat itu korban bernama H Basri (63) warga Jalan. Ali Matnur RT/RW 005/002 Desa Bagendang Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sedang berada di pasar samuda.
"Tiba-tiba korban didatangi oleh Rusdiansyah, orang yang tidak di kenal korban, dia langsung menanyai korban di mana tempat orang berjualan emas, pada saat itu korban menjawap tidak tau," ujar Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Romel, Minggu (3/2/2019).
Baca: Tangis Nagita Slavina Diungkap sang Adik, Caca Tengker, Sifat Istri Raffi Ahmad Itu Pun Terbongkar
Baca: Reaksi Mulan Jameela Lihat Anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty Menangis Saat Konser Dewa 19
Baca: Gaya Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat Bikin Arie Untung Bikin Tantangan pada Followersnya
Baca: Nasihat Hotman Paris ke Ayah Vanessa Angel tentang Cara Mendidik Anak Setelah Kasus Prostitusi Artis
Baca: Komentar Unik Sahabat Syahrini Terkait Emoji Hati Ungu Reino Barack, Mantan Kekasih Luna Maya
Kemudian datang lagi seorang teman pelaku bernama Faisal Yusuf naik sepeda motor berhenti tepat di samping korban dan mengatakan bahwa dia tau tempat orang berjualan emas.
"Selanjutnya orang tersebut langsung menepuk bahu korban kemudian mengajak korban ke musala dan langsung menawarkan dangan mengeluarkan emas dan batu merah delima kepada korban," ujar korban kepada pihak penyidik kepolisian setempat.
Selanjutnya, pelaku meminta korban untuk membeli barang tersebut, awalnya terlapor menolak dengan alasan bahwa uang korban yang ada di tasnya akan di pakai untuk belanja barang dagangan.
"Namun entah kenapa saat itu saya mau saja. Kemudian dia, mengambil uang saya dari dalam tas sebanyak Rp. 30.000.000. Selanjut nya pelaku, juga langsung mengambil ATM beserta nomor pin dan mengambil uang lagi di rekening nya sebesar Rp.45.000.000,-," ujarnya.
Romel mengatakan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.75.500.000, yang kemudian melaporkannya kepada pihak yang berwajib di Polres Kotim yang kemudian berlanjut dilakukan penyelidikan sehingga akhirnya komplotan gendam tersebut tertangkap.
"Lima orang yang ditangkap, Rusdiansyah, Rasadi, Faisal Yusuf, Mastom dan Ferri".
Para pelaku gendam beraksi di beberapa tempat diantaranya,
bundaran Burung atau kawasan Islamic Center Sampit.
Depan BRI Samuda, korban penjual tahu pake motor tossa mengalami kerugian 2,5 juta rupiah.
Bukan hanya itu, polisi juga mengungkapkan, para pelaku juga beraksi di jalan Antasari Sampit, korban mengalami kerugian 8 juta rupiah, selain itu juga di taman kota Sampit, korban mengalai kerugian 11 juta rupiah.
banjarmasinpost.co.id /faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/polisi-saat-mengamankan-para-pelaku-gendam-di-sampit.jpg)