Berita Kabupaten Banjar
Konsen Hadapi Lomba, Tuna Netra Kabupaten Banjar Hampir Tiap Hari Latihan Ini
nilah ciri khas tuna netra yang ada di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Terutama mereka yang menghuni Panti Sosial
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Selalu ambil bagian pada beragam ajang atau event.
Inilah ciri khas tuna netra yang ada di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Terutama mereka yang menghuni Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Fajar Harapan.
Sejak sepekan terakhir, beberapa orang dari mereka intens latihan berpuisi dan menulis cerpen. Sebagian lagi konsentrasi latihan mendongeng dan sinopsis.
Saat latihan, mereka dibimbing guru mereka di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri 3 Martapura.
"Itu semua dilakukan untuk menghadapi lomba baca puisi di Banjarmasin pada 10 Februari nanti dan seleksi literasi pada 11 Maret mendatang di Lianganggang. Pada 25 Februari nanti agenda menulis cerita anak," papar Aan Setiawan, guru SLB-A Negeri 3 Martapura sekaligus pembimbing seni/sastra, Senin (04/02/2019).
Baca: Live RCTI! Live Streaming West Ham vs Liverpool di Liga Inggris Malam ini, Asa Kejar Man City
Baca: Jadwal Siaran Langsung Home United vs Persija Jakarta Play Off Liga Champions Asia 2019
Baca: Snmptn.ac.id! Link dan Panduan Pendaftaran SNMPTN 2019 yang Dibuka Mulai Hari Ini, Senin (4/2)
Karena itu, lanjut guru muda ini, anak didiknya yang juga penghuni PSBN Fajar Harapan meningkatkan volume latihan sesuai bidang kegiatan yang akan diikuti yakni baca cipta puisi (jenjang SD dan SMA), dongeng (SD), dan sinopsis (SMP).
Masing-masing hampir tiap hari menjalani latihan di lingkungan PSBN Fajar Harapan di kawasan Jalan A Yani, Martapura.
Latihan dimulai sekitar pukul 14.30 Wita selama kurang lebih dua jam.
"Mohon doa restunya semoga nanti anak asuh kami bisa mengukir prestasi lagi. Karenannya ini kami masih sibuk latihan terus," tandas Aan.
Antara lain anak didiknya yang akan mengikuti ajang tersebut yakni Ikhsanul Sodikin (pelajar kelas XI), Nur Fatimah Asmidayanti kelas V, dan Fatmawati kelas VIII.
"Kalau Ikhsanul persiapannya untuk dua jenis lomba pada ajang di provinsi 11 Maret dan 10 Februari nanti di Kindai Kreatif," bebernya.
Dirinya memantapkan kemampuan mereka untuk penguasaan materi. Termasuk aspek penghayatan, gerak tubuh, ekspresi atau mimik wajah serta gestur (gerak badan).
"Ini yang perlu penempaan lebih dalam, karena tuna netra termasuk agak sulit untuk gestur," sebut Aan.
Lebih lanjut ia menyebutkan pada lomba/ajang tersebut kelak Ikhsanul dan Fatma akan berpuisi tentang Meratus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ihksanul-sodikin-fatmawati-dan-fatimah-konsentrasi-latihan.jpg)