Ekonomi dan Bisnis
Bulog Kalsel Naikkan target Serapan Gabah dan Beras 2019, Begini Harga GKG dan GKP
Tahun 2019 Bulog Divre Kalimantan Selatan (Kalsel) naikkan target serapan gabah dan beras petani (Sergap) dibandingkan tahun sebelumnya.
Penulis: M Maulana | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahun 2019 Bulog Divre Kalimantan Selatan (Kalsel) naikkan target serapan gabah dan beras petani (Sergap) dibandingkan tahun sebelumnya.
Dijelaskan Kepala Bulog Divre Kalsel, Akhmad Kholisun, target sergap divre Bulog Kalsel 2019 yaitu 28.246 ton setara beras.
"Jadi mau pengadaannya dalam bentuk gabah atau beras, nanti dihitung setara berasnya seperti itu," ujar Kholisun.
Soal beras cadangan beras Bulog Divre Kalsel saat ini ada sekitar 19 ribu ton. "Jadi beras Bulog saat ini masih sangat mencukupi," kata dia.
Target tahun ini disebutkannya naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 22 ribu ton beras. "Tapi capaian tahun lalu hanya sekitar 54 persen, atau hanya 12 ribu ton beras," imbuhnya.
Baca: Bank Mandiri Sasar KPR Milenial, Limit Kredit Mulai Rp 200 juta hingga Rp 5 Miliar
Meski demikian target yang diberikan kantor pusat tahun ini, pihaknya optimis mampu mengupayakan penyerapan beras petani lokal tersebut.
"Dari target nasional terhadap divre Bulog Kalsel, kami mengupayakan tercapai dan memang harus optimis. Oleh sebab itu kami mengupayakan beberapa strategi internal maupun eksternal," tuturnya.
Disebutkan dia upaya internal di antaranya membentuk satgas pengadaan sebanyak tujuh unit. "Yang terbagi di Divre Kalsel sebanyak tiga unit, Barabai tiga unit, dan satu unit di Kotabaru," paparnya.
Selain itu dari segi sistem pihaknya akan mepersingkat proses administrasi. "Jadi barang yang datang akan selesai administrasi hingga pembayaran pada hari itu juga sehingga akan mempercepat karena sangat disimpelkan," terangnya.
Tak hanya itu pihaknya juga akan lakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas pertanian, Ketahanan Pangan, TNI, untuk aktif mendorong siapapun yang mempunyai beras untuk dijual kepada Bulog dengan ketentuan yang ada.
Baca: Pengembang Properti di Kalsel Menyambut Baik KPR Milenial, Berharap Bisa Dongkrat Penjualan
Sedangkan harga pembelian Perum Bulog untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Rp 4.070, gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan Rp 5.060.
"Kalau harga di depan gudang Bulog Rp 5.115, sedangkan harga pembelian beras di gudang Bulog Rp 8.030," tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-bulog-divre-kalsel-akhmad-kholisun.jpg)