Berita Kabupaten Banjar
Kontrol Harga Pangan di Pasaran, Dinperindag Banjar Lakukan Hal ini
Fluktuasi harga bahan pangan di Kabupateb Banjar terutama di wilayah Kota Martapura diperhatikan secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Banjar
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Fluktuasi harga bahan pangan di Kabupateb Banjar terutama di wilayah Kota Martapura diperhatikan secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) setempat.
Apalagi tak lama lagi di Kota Martapura bakal ada hajat akbar yakni haul ke-14 Guru Sekumpulnpada 9-10 Maret mendatang.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, haul tahun ini juga dipastikan bakal dibarengi ledakan jemaah yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan, bahkan dari luar pulau.
Biasanya hukum ekonomi selalu terjadi ketika suplly and demand tak sebanding.
Ketika serapan bahan pangan melonjak drastis, harga barang akan cenderung mengalami kenaikan.
Karena itu pula pengendalian harga dan pengontrolan keteseediaan bahan pangan intes dilakukan Disperindag Banjar.
Langkah itu dilakukan bukan cuma karena segera tibanya momen haul Guru Sekumpul, tapi dilakukan secara berkala dan berkelanjutan guna menjaga stabilisasi harga dan kecukupan stok bahan pangan di Banjar.
Baca: Sosok Asli Ammar Zoni Diungkap Ibunda Irish Bella, Susanti Arifin Usai Pertunangan 12 Februari Lalu
Baca: Ashanty dan Anang Hermansyah Bagikan ART Hingga 10 Juta, Orangtua Aurel Bebaskan ART Belanja di Mal
Baca: Kisah Pengais Rezeki Dari Pasir Sisa Penambang Intan Pumpung di Kecamatan Cempaka
Baca: Permintaan Ahmad Dhani Pada Mulan Jameela Usai Dul Jaelani Minta Maia Estianty Jenguk Sang Mantan
"Kami rutin melakukan pengecekan atau pengontrolan harga-harga bahan pangan terutama barang-baramlng kebutuhan pokok masyarakat," ucap Kepala Seksi Barang Kebutuhan Pokok, Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri, Disperindag Banjar, Puspawarni, Sabtu (16/02/2019).
Kepada wartawan, pejabat eselon III di Bumi Barakat ini menuturkan pemantauan harga dilakukan tiap pekan.
Volumenya dua kali yakni tiap Selasa dan Kamis.
Harga bahan kebutuhan pokok yang dipantau terutama difokuskan terhadap sembikan bahan pokok (sembako).
Di antaranya yakni beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi (beku dan segar), bawang merah, jagung dan kedelai.
Selain itu juga memantau harga bahan pangan lainnya yang dapat menyebabkan inflasi.
Contohnya cabai dan liquid petroleum gas (LPG) atau lebih familiar disebut gas elpiji.
Puspawarni menuturkan berdasar hasil pemantauan, harga bahan pokok di Kabupaten Banjar cenderung stabil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pedagang-di-pasar-tradisional-di-kota-martapura-sabar-menunggu-pembeli.jpg)