Berita Tanahumbu

Imbas Dana BOS Triwulan Pertama Belum Cair, Kepala Sekolah Terpaksa Begini

Kepala sekolah menengah pertama khususnya di wilayah Tahanbumbu harus memutar otak, untuk menutupi operasional kebutuhan sekolah.

Tayang:
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala SMPN 1 Batulicin, Tanahbumbu, Karyadi 

Idealnya di awal triwulan diterima.

"Biasanya lancar-lancar saja dan itu keluar terutama yang lancar triwulan 2, 3 dn 4," pungkasnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Senada dikemukakan Kepala SMPN 1 Batulicin, Karyadi.

Ia menjelaskan, total siswa di sekolahnya sebanyak 860 orang, idealnya dana BOS diterima pertahun Rp 860 juta.

Karyadi mengakui penyaluran dana BOS bersumber dari APBN disalurkan pertriwulan oleh pemerintah.

"Tapi ini sekarang sudah 1 April. Berarti perhitungannya sudah masuk triwulan kedua," kata Karyadi.

Sementara untuk triwulan pertama--Januari sampai Maret--belum ada menerina dana BOS. Sedangkan sekolah, tidak kecuali SMPN 1 Batulicin memiliki beban.

Misal, sekolah dicanangkan melaksanakan UNBK.

Sedangkan dana-dana yang diteri kurang, baik komputer maupun server.

Sementara diketahui dana sekolah ada sumber, dana BOS dan BOP.

Sedangkan dana dari sumber tersebut sesen belum ada diterima.

Satu-satunya cara bisa dilakukan, yakni dengan mengutang di koperasi.

Karena kebutuhan sekolah tidak bisa ditunda.

"Koperasi juga dana terbatas. Otomatis mengutang dengan teman-teman. Termasuk saya memberikan hutangan kalau ada uang," ungkap Karyadi.

Sementara operasional sekolah seperti listrik, leding dan wifi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved