Berita Banjar

Lima Kandidat Calon Sekda Banjar Jalani Assesment ke Jogyakarta

Akhir Mei 2019 tadi telah diumumkan lima orang calon sekda Banjar yang telah lulus seleksi administrasi.

Lima Kandidat Calon Sekda Banjar Jalani Assesment ke Jogyakarta
banjamasinpost.co.id/milna sari
Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Siswansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Akhir Mei 2019 tadi telah diumumkan lima orang kandidat calon sekda Banjar yang telah lulus seleksi administrasi.

Namun proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda)  Banjar masih panjang, mengingat masih ada tahapan-tahapan yang harus dilewati oleh para pendaftar.

Diungkapkan Ketua Panitia Seleksi, Siswansyah, Minggu (2/5/2019) sebelumnya, Panitia Seleksi sudah mengumumkan lima pendaftar yang lulus secara administrasi.

Mereka adalah, Kepala Dishub Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith, Kepala Inspektorat Kabupaten Banjar, HM Rusdi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Mokhamaad Hilman, Asisten II Bidang Pembangunan, I Gusti Nyoman Yudiana dan Kepala Dispora Kabupaten Banjar, Rakhmat Dany.

Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Siswansyah mengatakan, pihaknya baru mengumumkan lima orang yang lulus administrasi. Selanjutnya, semua nama-nama tersebut dibawa ke Yogyakarta untuk di assesment, kemudian yang lulus mengikuti tahapan wawancara.

Baca: Daftar Keinginan Istri SBY, Ani Yudhoyono Sebelum Meninggal Dunia yang Akhirnya Tak Terwujud

Baca: Santet untuk Ayu Ting Ting Diungkap Sosok Ini, Dikirim via Pembalut ke Rumah Teman Ivan Gunawan Itu

Baca: 40 Ucapan Selamat Hari Raya Lebaran 2019/Idul Fitri 1440 H Pas Untuk Whatsapp Instagram Facebook

"Dari lima nama atau lima orang yang mendaftar dipilih tiga orang. Barulah diserahkan kepada pejabat pembuat keputusan dalam hal ini adalah Bupati Banjar, H Khalilurrahman. Selanjutnya beliau yang memilih, apakah nomor satu, dua atau tiga, apakah memilih yang meraih nilai tertinggi, maka beliau (bupati) memilih," katanya.

Ditanya lebihlanjut apakah ada persetujuan Gubernur Kalsel, Siswansyah menjelaskan, persetujuan awal Gubernur Kalsel untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ada pada persyaratan-persyaratan awal yang sudah ditentukan. Begitu sudah memenuhi persyaratan awal, maka sudah mendapatkan persetujuan Gubernur.

"Pengumuman sudah kami sampaikan dan mereka yang lulus sesuai persyaratan yang sudah ditentukan. Semua tentu berpedoman aturan seperti Komisi ASN, ada Permendagri, sehingga sesuai ketentuan mengumumkannya," tegasnya.

Tim Panitia Seleksi yang diketuai dirinya beranggotakan, dari Mantan Sekda Banjar, H Nasrun Syah dalam hal ini sebagai tokoh masyarakat, kemudian tiga orang akademisi yang juga merupakan staf khusus Bupati Banjar, terdiri dari Dosen Fisil ULM, Andi Tenri, Dosen Fakultas Ekonomi ULM, M Yunani dan Dosen Fakultas Hukum ULM, Sobri.

Akhir Mei 2019 lalu, Pansel mengumumkan pendaftar yang lulus administrasi. Kemudian seleksi kompetensi teknis makalah dan paparan pada 11 Juni 2019 dan pengumuman pada 12 Juni 2019. Dilanjutkan tes kompetensi manajerial dari 17 Juni sampai dengan 18 Juni, namun menyesuaikan dengan jadwal lembaga assessment.

Baca: Pertengkaran Ivan Gunawan & Ayu Ting Ting Bahas Pesan Whatsapp Saat Tema Keharmonisan Rumah Tangga

Baca: Jelang Lebaran, Salon Mobil di Banjarmasin Alami Peningkatan Hingga 15 Persen

Wawancara pada 4 Juli 2019, sedangkan pengumuman hasil penetapan masing-masing tiga peserta pada setiap posisi jabatan berdasarkan huruf abjad dijadwalkan pada 6 Juli 2019.

Pada pengumuman tertera ketentuan, bagi pelamar yang memberikan keterangan palsu atau persyaratan yang tidak memenuhi persyaratan, namun baru diketahui dikemudian hari, maka panitia berhak membatalkan hasil seleksi peserta yang bersangkutan.

"Pendaftaran Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah tidak dipungut biaya dan apabila terdapat seseorang yang menjanjikan dapat diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah dengan imbalan tertentu adalah penipuan," tambah Siswansyah katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved