Penangkapan Terduga Teroris Palangkaraya

Polisi Sebut Tersangka Teroris Jaringan JAD Bisa Bertambah

Jajaran Kepolisian Polda Kalteng hingga, Jumat (14/6/2019) terus mendalami keterlibatan jaringan teroris dalam penggerebekkan di Palangkaraya

Polisi Sebut Tersangka Teroris Jaringan JAD Bisa Bertambah
Humas Polda Kalteng
Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Kepolisian Polda Kalteng hingga, Jumat (14/6/2019) terus mendalami keterlibatan jaringan teroris dari sebanyak 34 orang yang diamankan dalam penggerebekkan di Palangkaraya dan Kabupaten Gunungmas, Senin (10/6/2019).

Polisi telah menetapkan sebanyak dua orang sebagai tersangka teoris yang sempat jadi buron dalam penggerebekkan di Gunung Salak , Aceh saat kabur ke Palangkaraya.

Kedua tersangka teroris tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan di Mapolda Kalteng.

Sementara sebanyak 32 orang lainnya yang terdiri dari pria dewasa , perempuan dan anak-anak, hingga saat ini masih ditangani penyidik.

Baca: Instagram Down Kembali Jelang Sidang MK Hari Ini, Bagaimana dengan WhatsApp dan Facebook?

Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan
Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan (tribunkalteng.co/fathurahman)

Termasuk pula, diantaranya anak-anak dan perempuan dititipkan ke Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan bimbingan dari kementerian agama MUI dan lembaga lainnya.

Baca: Prada DP Dikabarkan Ditangkap, Begini Reaksi Sepupu Vera Oktaria di Akun Medsos

Baca: Soal Pulau Reklamasi, Anies Sebut Konsisten Laksanakan Janji Kampanye

Baca: NEWSVIDEO : Warga di Terminal Antasari Lantai II dihebohkan Penemuan Mayat

Baca: Kembaran Redmi K20 Diluncurkan di Spanyol, Begini Penampakan Mi 9T

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan , menyebutkan , hingga saat ini baru dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka sedangkan yang lainnya masih dalam tahap pendalaman.

"Kami terus melakukan pendalaman dan introgasi, memang hingga sekarang ada dua yang jadi tersangka, sedangkan yang lainnya masih didalami, jadi sabar saja, dalam pendalaman kasus ini, tidak menutup kemungkinan nantinya bisa saja tersangkanya bertambah, tunggu hasil pendalaman yang dilakukan penyidik," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved