Lifestyle

Bermodal Puisi Karya Sendiri, Atlit Futsal Ini Berhasil Menjadi Nanang Banjar 2019

Pemuda 19 tahun bertubuh semampai ini prestasinya banyak di bidang olahraga khususnya mengolah si kulit bundar.

Bermodal Puisi Karya Sendiri, Atlit Futsal Ini Berhasil Menjadi Nanang Banjar 2019
Istimewa
Nanang Intan Banjar 2019, Gusti Ahmad Daffa Rajasa 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemuda 19 tahun bertubuh semampai ini prestasinya banyak di bidang olahraga khususnya mengolah si kulit bundar. Namun siapa sangka ia juga punya bakat di bidang lain.

Gusti Ahmad Daffa Rajasa, kelahiran Banjarmasin 10 Juli 2000 juga hobi bidang sastra. Ia suka menulis puisi dan salah satu karyanya itu ia suarakan pada pemilihan Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar 2019, Sabtu (22/6).

"Alhamdulillah, kemarin saat seleksi menampilkan literasi puisi. Itu karya saya sendiri," ujar Daffa, hingga mengingat malam bersejarah baginya itu.

Ia sangat bersyukur atas terpilihnya sebagai Nanang Intan 2019. Begitu terharunya Daffa, bahkan nyaris meneteskan air mata.

Baca: Mardani H Maming Sebut Di Era Presiden Jokowi, Sektor Pelabuhan Alami Kemajuan

Baca: Disiapkan 3000 Bidang Sertifikat Lahan Pertanian di Kabupaten Tapin, Biayanya Nol Rupiah

Baca: Lewati Gang Sempit, Trail Pustaka Dispusip Kalsel Sambangi SDN Inti Surgi Mufti 4

Baca: Jumlah Pengasuh Putra Sandra Dewi dan Harvey Moeis Hanya Untuk Suapi Raphael

"Perasaan kemarin malam campur aduk. Serasa mau nangis, tidak menyangka," ujar mahasiswa STIE Pancasetia Banjarmasin semester dua ini.

Daffa merasa persiapannya sudah terbilang cukup. Ia banyak belajar dan terus menimba ilmu pengetahuan agar berhasil menjadi terbaik dalam penilaian juri.

"Menjadi andalan saya adalah menguatkan niat untuk membanggakan orang orang tersayang. Senjata paling ampuh adalah percaya diri sendiri dan jangan sampai terpengaruh sugesti negatif dari dalam maupun luar," ungkapnya.

Dukungan penuh Daffa rasakan, tidak hanya orangtua, tapi seluruh keluarga besar menanggapi ini dengan sukacita dan harapan yang besar.

Anak dari (almarhumah) Muthmainnah dan Gusti Lesmana Soerya Alam ini juga mohon doa agar senantiasa amanah dan tanggung jawab terhadap tugas sebagai Nanang Intan.

"Ingin saya perbuat setelah jadi Nanang, yang pastinya untuk diri sendiri dulu. Ingin berubah menjadi lebih baik lagi ke depannya," harapnya.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved