Berita Kalteng

Zainab Sempat Berdebat dengan Istri Teroris, 30 Terduga Teroris di Kalteng Dipindah ke Mabes Polri

Sebanyak 30 orang terduga teroris yang diamankan dalam penggerebekkan oleh Polda Kalteng dan Polres Gunungmas dipindahkan ke Mabes Polri di Jakarta.

Zainab Sempat Berdebat dengan Istri Teroris, 30 Terduga Teroris di Kalteng Dipindah ke Mabes Polri
ist/zainab
H Zainab Hartati, Palangkaraya, Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -Sebanyak 30 orang terduga teroris yang diamankan dalam penggerebekkan oleh Polda Kalteng dan Polres Gunungmas di sebuah barak di Jalan Pinusraya III Palangkaraya dan sebuah hotel di Kabupaten Gunungmas, tersebut sudah dipindahkan ke Mabes Polri di Jakarta.

Kabarnya, pemindahan tersebut dilakukan Minggu (23/6/2019) naik KM Lawit lewat Pelabuhan Sampit, Kotawarngin Timur, dan sebanyak 30 terduga teroris tersebut sebelumnya di bawa dari Palangkaraya ke Sampit menggunakan bus melalui jalur darat.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjungmas Semarang, tiba di Pelabuhan Tanjung Mas, pukul 14.40 WIB, rombongan diangkut menggunakan bus Brimob mengarah ke Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mabes Polri.

Saat ditanyakan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prasetyoko, membenarkannya.

Baca: Polisi Dalami Keterlibatan Anshari Alias Abu Nafla yang Mengundang 2 Buron Teroris ke Kalteng

Baca: Polda Kalimantan Tengah Lepas Empat Orang yang Sempat Diamankan Bersama Teroris di Kalteng

Sebelumnya, sebanyak 28 orang terduga teroris yang terdiri dari pria dewasa ,anak-anak, perempuan termasuk istri tersangka dua teroris diberikan pembinaan oleh Dinsos, MUI dan Kemensos di sebuah rumah singgah milik Dinsos Kalteng di Palangkaraya.

Salah satu, tim pembina dari MUI Kalteng, Hj Zainab Hartati, Selasa (25/6/2019) yang turut memberikan pencerahan terhadap terduga teroris mengakui tidak gampang memberikan pencerahan atau meluruskan pemikiran terduga teroris tersebut selama dalam pembinaan di rumah singgah tersebut.

Hartati yang merupakan, Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (PRK) MUI Kalteng, ini mengatakan, ada lebih dari sepuluh orang anak dan sejumlah wanita yang diberikan pembinaan olehnya, saat terduga teroris ada di rumah singgah tersebut."Ada yang menurut saja saat kami berikan pembinaan dan pelurusan soal pandangan islam.

Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya.
Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya. (Humas Polda Kalteng)

Namun lanjut dia, ada juga yang mengajak berdebat terutama yang wanita dewasa saat diberikan pencerahan atau pembinaan tentang islam."Perdebatan terjadi terutama saat memberikan pengertian tentang ajaran islam terhadap wanita dewasa, tapi kami sebagai petugas tidak terlalu memaksa, karena hanya berusaha meluruskan saja,” ujar Ketua Prodi Magister PAI Pascasarjana IAIN Palangkaraya ini.

Baca: Polisi Sebut Tersangka Teroris Jaringan JAD Bisa Bertambah

Baca: NEWSVIDEO : Ekspose Pengungkapan Kasus Terorisme Jaringan JAD, 34 Orang Ditangkap di Kalteng

Dikatakan Istri H Syamruri Yusuf, Wakil Ketua MUI Kalteng , kelahiran Tanjung 1 Juni 1973 merupakan Alumni S1, S2 dan S3 IAIN Antasari Banjarmasin, Kalsel ini, saat berdebat dengan istri teroris tersebut, dia menganggap sama saja berdebat dengan kalangan mahasiswanya di kampus.

Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya.
Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya. (Humas Polda Kalteng)

"Terus terang ini pengalaman pertama saya dalam memberikan pencerahan kepada terduga teroris, memang agak susah, untuk wanita dewasanya, karena mereka selama ini ternyata belajar islam dari Youtube, dan tidak ada imam yang pasti, sehingga memang pemahamannya tidak sama dengan kita umat islam kebanyakan dan mereka rata-rata lulusan SLTA," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved