Berita Kabupaten Banjar
Stikes Intan Martapura Optimistis Kian Unggul dengan Prodi Baru ini
Akademi Keperawatan Intan Martapura misalnya, kini telah naik status menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan (stikes).
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabar melegakan bagi warga Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Ini menyusul makin banyak dan eksisnya lembaga pendidikan tinggi, termasuk di bidang kesehatan/medis.
Akademi Keperawatan Intan Martapura misalnya, kini telah naik status menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan (stikes).
Peningkatan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) nomor 460/KPT/I/2019 tanggal 17 Juni 2019.
SK itu berisi tentang izin perubahan bentuk Akademi Keperawatan Intan Martapura menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Intan Martapura.
Baca: Pesan Ani Yudhoyono Saat Ultah SBY pada 2017 Terungkap, Annisa Pohan Tak Kuasa Menahan Tangis
Baca: Penampakan Perdana Song Hye Kyo Setelah Digugat Cerai Song Joong Ki, Sikap Artis Korea Itu Disorot
Baca: Karma Dewi Perssik Akibat Perlakuannya Rosa Meldianti Disebut sang Keponakan, Meldi Ogah Berdamai?
Baca: Foto Syur di Majalah Dewasa Picu Kemarahan Publik Rusia, PNS Ini Akhirnya Dipecat, Akui Suka Ini
"Alhamdulillah kami sebagai warga Banjar turut bangga Akper Intan Martapura menjadi Stikes Intan Martapura," ucap Rahmani, warga Martapura, Senin (08/07/2019).
Ia berharap peningkatan status tersebut mampu menguatkan peran Stikes Intan Banjar dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalsel, khususnya di Banjar.
SK Menristekdikti 460 tersebut diserahkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Prof Udiansyah kepada Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi Dr Taufik Arbain, Senin (01/07/2019).
Penyerahan surat keputusan di Aula Kampus Stikes Intan Martapura turut disaksikan oleh Pembina Yayasan Banjar Insan Prestasi H Nasrunsyah beserta pengurus yayasan dan civitas akademika.
Serta dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah.
Prof Udiansyah mendoakan perubahan bentuk Akademi Keperawatan Intan Martapura menjadi sekolah tinggi Iimu kesehatan mampu membawa berkah seluruh civitas akademik dan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi Dr Taufik Arbain optimistis peningkatan status tersebut mampu memperkuat peluang kerja lulusan yang akan menjadi tenaga administrasi rumah sakit yang profesional, baik di RS pemerintah maupun di RS swasta.
Ketua Stikes Intan Martapura Hj Zubaidah mengatakan perubahan status menjadi Stikes Intan Martapura dibarengi dua program studi (prodi) yakni Prodi Diploma III Keperawatan dan Prodi Sarjana Administrasi Rumah Sakit.
Prodi ini diyakini mampu mencetak calon tenaga keperawatan dan tenaga administrasi rumah sakit profesional, unggul dan berdaya saing.
Apalagi dengan adanya penambahan prodi baru yaitu Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, jelasnya, dipastikan bakal makin menempatkan Stikes Intan Banjar menjadi stikes yang diperhitungkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penanaman-pohon-dilakukan-menandai-perubahan-status-akper.jpg)