Berita HST

Hidup Dipasung Karena Gangguan Jiwa, Fauzan Dulunya Berstatus Mahasiswa Ternama di Bandung

Penderita gangguan jiwa yang hidup dalam pasungan, M Fauzan (58) kini dibawa oleh Yayasan Sosial Kemanusiaan HST ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum

Hidup Dipasung Karena Gangguan Jiwa, Fauzan Dulunya Berstatus Mahasiswa Ternama di Bandung
KOMPASCOM/NAZAR NURDIN
Ilustrasi-Lasmin (30) dipasung kedua kakinya di rumahnya sendiri di desa Wedarijaksa, Pati, Jawa Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penderita gangguan jiwa yang hidup dalam pasungan, M Fauzan (58) kini dibawa oleh Yayasan Sosial Kemanusiaan HST belum lama tadi ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum di Gambut, Kabupaten Banjar untuk menjalani pengobatan.

Warga asal Birayang ini bukan kali pertama hidup dalam pasungan. 2015 lalu, Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga pernah mendatangi untuk membawa Fauzan ke RSJ Sambang Lihum.

Berdasarkan track record (rekam jejak, red) Fauzan bukan penderita gangguan jiwa baru.

Haris dari Yayasan Sosial Kemanusiaan, membeberkan jika berdasarkan sejarahnya, Fauzan sudah mengalami gangguan jiwa sejak 1985.

Bahkan, Fauzan saat itu masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi ternama di Bandung. Namun, belum rampung skripsi, Fauzan sudah bolak balik RS Hasan Sadikin Bandung untuk pengobatan.

Baca: Penyesalan Raffi Ahmad Setelah Jalani Pernikahan dengan Nagita Slavina Selama 5 Tahun

Baca: Bupati Minta Dunia Usaha Sukseskan Event Tapin Art Festival 2019

Baca: Baru Berusia 21 Tahun, Ni Mengaku 8 Bulan Geluti Prostitusi Online dan Sering Pindah Kosan

Baca: Kesan Pacar El Rumi Saat Jalan Bareng Mulan Jameela dan Maia Estianty Dikupas Raffi Ahmad

Tak membaik akhirnya, Fauzan dibawa pulang ke Kalimantan Selatan tanpa pernah menyelesaikan gelar sarjananya.

"Nah setelah pulang memang, dikurung dan dipasung oleh keluarga karena dikhawatirkan membahayakan orang. Dulu juga sempat diobati terus dibawa pulang. Ini kami bawa lagi," kata Haris.

Untuk penjemputan Fauzan, beber Haris pihaknya ditemani oleh Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Yamg mengantar dari Yayasan Sosial Kemanusiaan," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved