Kriminalitas HSS

Tersangka Pembacok Calon Pengantin di HST Diciduk di Rumahnya, Terungkap Motifnya Cemburu

Tersangka pembacok Rindi Rivaldi (24) calon penganten di Desa Longawang, Kecamatan Telaga Langsat, Hulu Sungai Selatan akhirnya berhasil diciduk

Tersangka Pembacok Calon Pengantin di HST Diciduk di Rumahnya, Terungkap Motifnya Cemburu
Humas Porles HSS
Tersangka M Nor, yang telah ditangkap Gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres HSS dan Polsek Telaga Langsat, Jumat (12/7/2019) pukul 16.20 wita tadi di rumahnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tersangka pembacok Rindi Rivaldi (24) calon penganten di Desa Longawang, Kecamatan Telaga Langsat, Hulu Sungai Selatan akhirnya berhasil diciduk Tim G Unit Jatanras Polres HSS dan Polsek Telaga Langsat, Jumat (12/7/2019).

Tersangka M Nor Alias Utuh Puyau (19) ditangkap di rumahnya, Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, sekitar pukul 16. 20 wita.‎

"Tersangka ditangkap di rumahnya, dan tim gabungan yang melakukan penangkapan juga menyita barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau, yang digunakannya saat menusuk korban, hingga korban tewas saat perjalanan menuju rumah sakit," kata Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, melalui Kasubbag Humas Polres HSS, Iptu Sugandhi Ranu.

Tersangka selanjutnya dibawa ke Mapolres HSS untuk diperiksa dan diproses hukum.

Baca: Sosok Kontroversial Wika Salim, Pengganti Ayu Ting Ting di Brownis TransTV, Dekat Ivan Gunawan?

Baca: Pegadaian Kalselteng Targetkan 110 Persen, Dorong Penjualan Arrum Haji dan Tabungan Emas

Baca: Mau Bangun Jembatan Darurat di Sungai Lulut? Urus Dulu 2 Rumah di Kabupaten Banjar Ini

Dijelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, motif korban melakukan penusukan tersebut, karena merasa cemburu terhadap korban.

Apalagi korban dan Rahmawatu, perempuan yang diam-diam disukainya tersebut bakal menikah, 18 Agustus 2019 mendatang.

Seperti diberitakan banjarmasinpost.co.id sebelumnya, Rindi Rivaldi (24) warga Desa Amawang Kiri Kecamatan Kandangan tewas akibat luka tusuk di bagian dada dan mengenai ulu hati, setelah ditikam tersangka saat berada di kamar mandi rumah calon istrinya, Kamis 11 Juli 2019, sekitar 23.30 wita.

Sebelumnya dia bertandang ke rumah calon istrinya tersebut, di Desa Longawang, sekitar pukul 22.30 wita. Rupanya, tersangka yang mengetahui korban ada di rumah calon istrinya itu membuatnya dibakar cemburu, lalu mendatangi rumah calon istri korban, dan menemukannya di kamar mandi.

Korban sendiri tak ada masalah dengan tersangka. Sebelum menusuk korban dengan pisau tersebut, tersangka terlebih dahulu mengeluarkan kata-kata, yang intinya mengajak berkelahi. Korban yang tak menyangka diserang menggunakan senjata tajam tak bisa mengelak, hingga dia jatuh tersungkur di kamar mandi.

Selanjutnya tersangka melarikan diri, dan korban ditolong warga dengan membawanya ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain, calon penganten itu tewas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit menggunakan ambulans.

Padahal, undangan resepsi pernikahan yaitu 18 Agustus 2019 telah disebar. Sebelumnya, berdasarkan surat undangan yang beredar di medos tersebut, menjelaskan, sebelum resepsi bakal dilaksanakan akad nikah, Jumat 12 Juli 2019 hari ini.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved