Berita Banjarbaru

Pengerjaan Hotel di Jalan Panglima Batur dekat Bundara Amaco Disorot Dishub dan Polres Banjarbaru

Proses pembangunan hotel di Jalan Panglima Batur dekat Bundaran Amaco disorot dinas perhubungan Kota Banjarbaru dan Polres Banjarbaru.

Pengerjaan Hotel di Jalan Panglima Batur dekat Bundara Amaco Disorot Dishub dan Polres Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Cek Petugas Dishub dan Polres Banjarbaru mengecek amdal pembangunan hotel di dekat bundaran Amaco Jalan Panglima Batur Banjarbaru. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Proses pembangunan hotel di Jalan Panglima Batur dekat Bundaran Amaco disorot dinas perhubungan Kota Banjarbaru dan Polres Banjarbaru.

Rabu, (17/7) siang, rombongan dari Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Satlantas Polres Banjarbaru, Dinas PUPR Banjarbaru mendatangi langsung lokasi pengerjaan bangunan yang direncanakan sebagai hotel.

Saat itu, beberapa pekerja sedang sibuk melakukan proses pengerjaan bangunan hotel yang masih dalam tahap pembuatan lantai dasar hotel.

Lokasi pembangunan hotel ini dikeliling dinding seng, tepat dari depan lokasi pembangunan ada plang bertuliskan izin mendirikan bangunan (IMB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Tim yang turun ke lapangan ini akhirnya bertemu dengan Jufri yang mengaku sebagai pengawas pembangunan. Namun, tim yang turun tidak dapat informasi akurat terkait dengan kelengkapan Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin).

Baca: Empat Kali Jalani Kemoterapi, Begini Kondisi Sanah Pengidap Kanker Payudara Aluhaluh

Meski sudah ada plang IMB, namun diketahui pembangunan hotel itu masih belum memiliki AMDAL lalin. Sesuai aturan, seharunya amdal lalin dibuat lebih dulu sebelum infrastruktur dibangun.

Setelah Amdal Lalin dikeluarkan terlebih dahulu, baru Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bisa keluar dari dinas terkait.

Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru H Zaini mengatakan kegiatan cek ke lapangan itu dilakukan untuk berkoordinasi terkait dengan pembangunan hotel.

Kota Banjarbaru terus berkembang dan bila ada pembangunan baru tentunya akan berkaitan dengan izin amdal lalin.

"Sesuai dengan bidang kami, ini terkait dan berdampak dengan Amdal Lalin. Tentunya ini wajib harus ada amdal lalin, mengingat pembangunan ini empat lantai dengan 200 kamar sesuai dengan informasi dari pekerja disini," katanya.

Baca: Ini Pesan Kapold Kalsel Irjen Yazid Fanani kepada Anggota Polda Yang Menunaikan Ibadah Haji

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved