Berita Internasional

Aneh! Hidup Dikelilingi Es, Ternyata Orang Kutub Utara Masih Memerlukan Kulkas, Ini Kegunaannya

Untuk menyimpan makanan agar awet, atau mendinginkan makanan dan minuman, kita memiliki teknologi bernama kulkas, teman-teman.

Editor: Didik Triomarsidi
www.attemptsatdomestication.com
Ketika melihat bekas-bekas makanan berserakan di rak kulkas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Untuk menyimpan makanan agar awet, atau mendinginkan makanan dan minuman, kita memiliki teknologi bernama kulkas, teman-teman.

Kalau kita ingin minuman atau buah jadi dingin sebelum dikonsumsi, kita bisa meletakkannya di kulkas terlebih dahulu.

Tapi, teman-teman sudah tahu belum? Suku asli Amerika yang tinggal di kutub utara juga punya kulkas, lo!

Wah, apa kulkas milik suku di kutub utara juga digunakan untuk hal yang sama seperti kita?

Suku Eskimo Inuit dan Yupik

Di kutub utara, ada banyak sekali suku-suku asli Amerika, teman-teman. Kita mungkin mengenalnya dengan suku Indian atau suku Eskimo.

Baca: Bergabung dengan Marvel Studios, Angelina Jolie Bakal Perankan Superhero Kuat di Film The Eternals

Baca: Status Miliarder Mertua Raffi Ahmad Terlihat dari Kartu yang Dipegang Keponakan Nagita Slavina

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming Persija Jakarta vs PSM Makassar Final Piala Indonesia RCTI & Jawapos TV

Di sana juga ada suku bernama suku Inuit dan Yupik, lo.

Suku Inuit dan suku Yupik tinggal di kutub utara dan bukan hanya di wilayah Amerika saja, lo.

Mereka tinggal di wilayah yang membentang dari Rusia, Alaska, hingga Greenland.

Suku Eskimo yang tinggal di kutub utara tinggal di daerah yang sangat dingin, teman-teman.

Meski begitu, suku Eskimo juga membutuhkan kulkas, lo.

es di kutub
es di kutub (lightwriter)

Kulkas Suku Eskimo di Kutub Utara

Kira-kira, mengapa suku Eskimo membutuhkan kulkas, ya? Mereka, kan, tinggal di tempat yang dingin?

Rupanya, suku Eskimo menggunakan kulkas dengan tujuan yang berbeda dengan kita.

Kalau biasanya kita memanfaatkan kulkas untuk membuat makanan dan minuman jadi dingin, maka tidak dengan suku Eskimo Inuit.

Suku Inuit justru menyimpan bahan makanan di dalam kulkas untuk mencegah makanan menjadi beku, teman-teman.

Wah, bayangkan saja pasti di luar sangat dingin, ya!

Tapi ada cara lain untuk menyimpan makanan supaya tidak beku di kutub utara, meski tidak ada kulkas, nih.

Menyimpan Makanan Tanpa Kulkas di Kutub Utara

Kalau ada suku kutub utara yang tidak memiliki kulkas, ada cara kreatif yang bisa dilakukan untuk mencegah makanan menjadi beku jika disimpan di luar.

Caranya adalah membungkus bahan makanan menggunakan kulit binatang, teman-teman.

Kulit binatang memang bisa menjaga makanan supaya tidak lekas membeku.

Strategi ini kebanyakan digunakan oleh suku Eskimo Yupik, teman-teman.

Cari tahu seputar kutub utara dan kutub selatan pada artikel terkait di bawah, yuk! (Bobo.id/Petronela Putri)

Butuh Berapa Waktu Maksimal Untuk Menyimpan Daging Kurban di Kulkas?

Idul Adha, memang selalu identik dengan pemotongan hewan kurban.

Bisa saja, dalam satu rumah itu mendapatkan beberapa kantong plastik daging dari beberapa tempat juga.

Sehingga daging kurban masih sisa banyak dan lebih baik disimpan di kulkas, ya nggak?

Tapi ternyata, nggak sembarangan untuk disimpan, ternyata ada waktu ketentuannya saat penyimpanan daging kurban.

Beginilah penjelas lebih detail tentang penyimpanan daging kurban yang telah dikutip tim TribunStyle dari berbagai sumber.

Ternyata daging hanya dapat disimpan di kulkas dalam jangka waktu tertentu.

Setelah itu, daging tidak aman untuk dikonsumsi.

Menyimpan daging sapi atau kambing di dalam kulkas, akan lebih aman jika tak lebih dari 3 sampai 5 hari.

Selain soal waktu, kalian juga harus menyesuaikan dan mengatur suhu kulkas kalian.

Sementara daging sapi dan kambing yang disimpan dalam freezer umumnya aman dikonsumsi dalam 3 bulan sampai 4 bulan.

Jika sudah lebih dari itu, sebaiknya kalian membuang dan mengurungkan niat untuk mengonsumsinya.

Agar lebih aman, kamu harus menyimpan daging dalam wadah tertutup sebelum memasukkannya ke dalam kulkas atau freezer.

Penggunaan plastik hitam juga tak dianjurkan untuk menyimpan daging.

Sebagai gantinya kamu bisa menggunakan plastik yang memang khusus dibuat untuk menyimpan makanan.

Jadi harus lebih jeli untuk menyimpan daging kurban ya, agar tetap sehat dan bisa dikonsumsi bersama keluarga. (TribunStyle.com/Sinta Darmastri)

Hai Guys! Berita ini ada juga di style.TRIBUNNEWS.COM

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved