Idul Adha 2019

Jelang Idul Adha 2019/1440 H, Ada Larangan Puasa di Bulan Dzulhijjah, Simak Penjelasannya

Jelang Idul Adha 2019/1440 H, Ada Larangan Puasa di Bulan Dzulhijjah, Simak Penjelasannya

Jelang Idul Adha 2019/1440 H, Ada Larangan Puasa di Bulan Dzulhijjah, Simak Penjelasannya
banjarmasinpost.co.id/hanani
Replika sapi kurban buatan warga Desa Dangu, Kecamatan Batangalai Utara, HST yang diarak pada pawai takbiran malam Idul Adha, di Barabai, Selasa (21/8/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jelang Idul Adha 2019/1440 H, ada larangan puasa di bulan Dzulhijjah, simak penjelasannya.

Seperti bulan-bulan hijriyah lainnya, di bulan Dzulhijjah ada beberapa amalan puasa sunnah yang dianjurkan dilaksanakan umat muslim.

Namun selain puasa sunnah, ada juga puasa yang justru diharamkan di bulan Dzulhijjah.

Mengutip dari artikel Tribun Jogja, (tayang 10 agustus 2018) ternyata ulama sepakat berdasarkan hadits Nabi Muhammad Saw, 3 hari setelah merayakan Idul Adha umat muslim tidak boleh berpuasa.

Baca: Hari Raya Idul Adha 1440 H Ditetapkan 11 Agustus 2019 versi Muhammadiyah, Ini Jadwal Sidang Isbat

Puasa sunnah di bulan Dzulhijjah bisa dilakukan sejak memasuki bulan Dzulhijjah seperti puasa Dzulhijjah, Arafah dan puasa Tarwiyah dari tanggal 1 sampai 9.

Setelah Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Zulhijah, maka tiga hari setelahnya, yakni 11, 12 dan 13 adalah hari tasyrik.

Dikutip dari Tribun Jogja, pada hari tasyrik umat Islam dilarang untuk berpuasa, karena itu merupakan hari makan dan minum.

Dalam hadits disebutkan,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved