Ini Doa Gempa Bumi, Simak Update Gempa Banten yang Disebut Berpotensi Tsunami
Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) terjadi di perairan Banten. Gempa juga terasa di jakarta. Simak doa gempa bumi di sini.
147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN
164 km BaratDaya MUARABINUANGEUN-BANTEN
190 km BaratDaya LABUAN-BANTEN
237 km BaratDaya SERANG-BANTEN
292 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA
Evaluasi:
BERPOTENSI TERJADI TSUNAMI (Lihat Peta)
-----------------------------------------------
Propinsi Lokasi Status
-----------------------------------------------
BANTEN PANDEGLANG BAGIAN SELATAN SIAGA
BANTEN PANDEGLANG PULAU PANAITAN SIAGA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN SIAGA
BANTEN PANDEGLANG BAGIAN UTARA WASPADA
BANTEN LEBAK WASPADA
LAMPUNG TANGGAMUS PULAU TABUANWASPADA
JABAR SUKABUMI UJUNG-GENTENGWASPADA
LAMPUNG TANGGAMUS BAGIAN TIMURWASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA WASPADA
BENGKULU BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO WASPADA
BENGKULU KAUR WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU WASPADA
BENGKULU BENGKULU-SELATAN WASPADA
BANTEN SERANG BAGIAN BARAT WASPADA
BENGKULU SELUMA WASPADA
-----------------------------------------------
WAKTU TIBA GELOMBANG DAPAT BERBEDA.
GELOMBANG YANG PERTAMA BISA SAJA BUKAN YANG TERBESAR.
Warga Jakarta Juga Panik
Gempa berkekuatan magnitude 7,4 Mengguncang Sumur Banten.
Dilansir Twitter BMKG, Jumat 2 Agustus 2019, gempa terjadi hari ini pukul 19.30 WIB. "Gempa berpotensi tsunami," tulis info BMKG.
#Gempa Mag:7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG
Hingga kini belum diketahui dampak kerusakan dari gempa tersebut.
Gempa yang menerjang Banten ini sampai terasa kencang sampai di Jakarta dan sekitarnya. Banyak karyawan swasta di Jakarta yang masih berada di perkantoran berlarian keluar gedung karena ketakutan.
"Goncannganya kenceng. Panjang. Makin lama makin keceng. Lari juga akhirnya. Takut berlanjut dan rubuh." seloroh seorang karyawan.