KM Pieces Tenggelam

Ketinggian Gelombang Mencapai 5 Meter, Basarnas Menggeser Titik Pencarian

Adapun pencarian korban Pieces, hingga hari kelima, tim dari Badan Search and Rescue (SAR) Nasional membagi dua sektor pencarian dan menggeser titik

Ketinggian Gelombang Mencapai 5 Meter, Basarnas Menggeser Titik Pencarian
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (5/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Adapun pencarian korban Pieces, hingga hari kelima, tim dari Badan Search and Rescue (SAR) Nasional membagi dua sektor pencarian dan menggeser titik pencarian dari sebelumnya di Perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan.

"Pencarian terhadap korban dibagi menjadi dua sektor yakni sektor A dan Sektor B. Kita hari ini melakukan pencarian di lokasi alternatif, mulai bergeser ke daerah pisisir, mulai dari Muara Barito, Tabunio, Tanjung Selatan, Pagatan Kotabaru, Sampai di kawasan pesisir Matasirih. Sedangkan titik lainnya di perairan Sulawesi Selatan sampai pesisir pantai Sulawesi Barat," kata Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow Sasmita, Minggu siang.

Menurut Endrow, digesernya pencarian ini alasannya juga terkait dengan kendala alam di laut, karena ketinggian gelombang mencapai lima meter.

Baca: Korban yang Selamat dan 4 Jasad Korban Musibah KM Pieces Tiba di Pekalongan, 30 Orang Masih Hilang

Baca: Lamorghini Hotman Paris Bakal Dihibahkan Gara-gara Pengacara Rey Utami-Pablo Benua, Farhat: Imajiner

Baca: Keputusan Natasha Wilona Berhenti Jadi Artis Bikin Heboh, Terkait Verrell Bramasta & Kevin Sanjaya?

Baca: Pabrik Uang Salmafina, Putri Sunan Kalijaga di Tengah Kontroversi, Eks Taqy Malik Tulis Soal Hidup

"Ketinggian gelombang di lokasi pencarian hingga mencapai 5 meter sedangkan tiupan angin mencapai 40 knot, hal ini berdampak pada sulitnya proses pencarian, sehingga kami lakukan pencarian di pesisir pantai," kata dia.

Dijelaskan Endrow, terbaru tim pencarian ditambah dengan tiga armada baru, dari Kapal Patroli Pol Air Polda Kalsel, KN 407 Basarnas dan KN 363 KPLP.

Selain itu pada pencarian hari Minggu mendapatkan dukungan KRI Hasan Basri menyisir di sebelah selatan Banjarmasin.

Jadi total hingga saat ini berjumlah delapan buah yakni KNP 116 Chundamani, KN SAR Laksamana 241, KRI Nuku, KRI Hasan Basri, Kapal Patroli Pol Air Polda Kalsel, KN 407 Basarnas dan KN 363 KPLP.

Sedangkan pantauan udara dibantu dengan pesawat intai boeng 737 yang diterbangkan dari pangkalan Udara Hasanudin Makasar, Sulawesi Selatan.

Basarnas Banjarmasin juga merancang dua jalur evakuasi.

Alternatif pertama yakni dari lokasi penemuan korban dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan kemudian dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Adapun skenario alternatif kedua, yakni jika korban ditemukan dievakuasi ke dermaga PPI Kotabaru kemudian menuju ke RSUD Kotabaru.

Sebagaimana satu korban ditemukan selamat atas nama Endro (40) yang diselamatkan oleh KM Bunga Tanjung.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved