Berita Kalteng

BNN Kalteng Bentuk Relawan Anti Narkoba, Tujuannya Antisipasi Masuk Kantor Pemerintah

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah membentuk relawan anti narkoba yang diambil dari kalangan aparatur sipil negara (ASN)

BNN Kalteng Bentuk Relawan Anti Narkoba, Tujuannya Antisipasi Masuk Kantor Pemerintah
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Pembentukan Relawan BNN Kalteng yang akan bertugas di Instansi Pemerintah Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah membentuk relawan anti narkoba yang diambil dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dari beberapa instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Pembentukan relawan anti narkoba tersebut sebagai upaya BNN Kalteng agar mudah memantau peredaran narkoba masuk ke instansi pemerintah sehingga dari 20 lembaga pemerintahan di Kalteng direkrut dua orang sebagai relawan anti narkoba tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah Bagja Sukma, Jumat (9/8/2019) mengatakan, pihaknya telah resmi membentuk relawan anti narkoba yang berada pada instansi pemerintah.

Baca: Menimbang 3 Lokasi di Pulau Kalimantan Calon Ibu Kota Baru, @Jokowi : Kalsel, Kalteng atau Kaltim

Baca: Wow! PNS Bakal Bisa Kerja dari Rumah dan Dapat Single Salary, Demi Revolusi Industri 4.0?

Baca: Sebagian Besar Sapi Kurban di Kabupaten Banjar Didatangkan dari Luar, Ini Pertimbangannya

Dikatakan, dengan terbentuknya relawan tersebut akan memudahkan pihaknya dalam melakukan pemantauan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara kedepannya."Relawan ini akan memudahkan kami dalam memantau penyalahgunaan narkoba dilingkungan ASN," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Lilik Heri Setiadi, mengatakan, pihaknya masih dalam proses membentuk BNN Kabupaten di Kalteng, karena saa ini BNN yang ada di Kabupaten masih sedikit hanya ada di Kota Palangkaraya dan BNN Kotawaringin Barat (Kobar).

Pembentukan BNN di Kabupaten tersebut sudah diusulkan kepada Gubernur Kalteng, yang kemudian masih diproses ditingkat pusat untuk penyediaan SDM yang akan menempatinya.Dia juga mengatakan, di Kalteng ada beberapa daerah yang rawan peredaran narkoba seperti Sampit, Pangkalanbun dan Palangkaraya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved