Berita Olahraga
Kontingen Atletik Kalsel Gagal Merebut Tiket ke PON
Kontingen atletik Kalimantan Selatan belum bisa berbuat banyak mengikuti ajang praPekan Olahraga Nasional (PON) 2019 tahap ketiga.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kontingen atletik Kalimantan Selatan belum bisa berbuat banyak mengikuti ajang praPekan Olahraga Nasional (PON) 2019 tahap ketiga.
Terakhir yang digelar di GOR Pekansari, Bogor, 1-7 Agustus lalu Kalsel gagal merebut tiket ke PON.
Tiga Atlet andalan yakni Endro Kusworo yang turun di nomor 800 meter dan 1.500 meter lalu Fauzi Rahman di nomor lari 200 m dan 400 meter Serta Ayu Sri Ningsih di nomor Lompat Jauh juga masih tidak berkutik.
Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalsel, Sarmidi MKes, mengaku sangat berat sekali bagi Kalsel untuk menembus limit yang disiapkan.
“Berat sungguh berat sekali. Limit yang harus kita kejar sangat jauh sekali,” ujar mantan Sekretaris Umum KONI Kalsel ini Jumat siang.
Baca: LINK Live Streaming Timnas U-15 Indonesia vs Vietnam Perebutan Peringkat 3 Piala AFF U-15 2019
Baca: LINK Live Streaming Bali United vs Semen Padang Liga 1 2019 Malam Ini, Bisa Geser PS Tira
Baca: Jadwal Live Streaming Barito Putera vs PS Tira Persikabo Liga 1 2019 Malam Ini, Misi Patahkan Rekor
Sarmidi pun tidak menyalahkan atlet atau pembinaan yang dilakukan PASI Kalsel, namun akibat terbatasnya dana dari Dispora Kalsel membuat Atlet tidak berdaya.
“Sebenarnya di ajang PraPON kita menyiapkan 10 Atlet namun hanya bisa mengirimkan beberapa saja secara bergantian karena keterbatasan dana,” kata Sarmidi.
Sebelumnya saat ajang kualifikasi PON tahap I, para Atket Kalsel pun belum bisa menunjukkan dominasinya.
Tahap pertama digelar di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jatim Open 2019 di Surabaya.
Tiga Atlet M Surya Ariandy tampil di nomor pertandingan lari 100 meter, Endro di nomor lari 800 meter, serta Rofikudin di nomor lompat jauh.
Ariandi mencatatkan waktu 11.32 detik, hanya selisih satu detik dengan limit PON 11.32 detik.
Endro mencatatkan 2 menit 02 detik, sementara limit PON di nomor yang diikutinya adalah 1 menit 55 detik.
Untuk Rofikudin di nomor lompat jauh membukukan jarak 6,46 meter, sementara limit PON harus 7 meter.
Sedangkan rekannya M Riduan (lari 800 meter putra), Mudafsir Prayogo (jalan cepat 20 kilometer putra), Halida Ulfah (jalan cepat 20 kilometer putri), Azizah (steeple chase putri), dan Ramadhani (lari 200 meter putra) semuanya masih jauh dari limit PON.
Di PraPON tahap kedua bertajuk Kejurnas Jateng Terbuka 2019 di Semarang, Atlet Kalsel hanya bisa nyaris lolos melalui M Ariyandi.
Untuk nomor lari 100 meter putera diterima catatan waktu 10,92 detik, sementara batas PON 10,73 detik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kontingen-atletik-kalimantan-selatan-belum-bisa.jpg)