Berita HSS

Tujuh Pengajar Muda Indonesia Ditugaskan Mengajar Anak-anak Meratus di Loksado HSS

Kabupaten Hulu Sungai Selatan menerima penempatan Pengajar Muda, Program Indonesia Mengajar 2019 dari Yayasan Indonesia Mengajar.

Tujuh Pengajar Muda Indonesia Ditugaskan Mengajar Anak-anak Meratus di Loksado HSS
HO/Dinas Kominfo HSS
Pengajar Muda Program Indonesia Mengajar yang ditempatkan di HSS, saat memperkenalkan diri kepada Sekda HSS dan jajaran Dinas Pendidikan di Aula Rakat Mufakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Untuk keempat kalinya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menerima penempatan Pengajar Muda, Program Indonesia Mengajar 2019 dari Yayasan Indonesia Mengajar.

Angkatan keempat tersebut terdiri tujuh orang. Sebagian dari mereka ditempatkan di Kecamatan Loksado, untuk mengajari anak-anak desa di Pegunungan Meratus di SDN Haratai 3, SDN Loklahung, SDN Kamawakan‎.

Sebagian lagi ditugaskan mengajar di SDN Riam Talu 2 Kecamatan Telaga Langsat, serta di wilayah perairan Daha, yaitu SDN Muning Dalam Daha Selatan, SDN Bajayau Tengah 1 D Barat, dan SDN Baru, Kecamatan Daha Barat.

Kepala Dinas Pendidikan HSS, Nordiansyah, saat melakukan penyambutan guru muda tersebut di Aula Rakat Mufakat bersama Sekda HSS H Muhammad Noor menjelaskan, para pengajar yang ditempatkan di HSS yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, yaitu dari Medan,Sumatera Utara, Bandung Jawa Barat, Surabaya, Banda Aceh, Malang, Jawa Timur, ‎serta Jogjakarta.

Baca: Bupati Tapin Arifin Arpan Siap Dukung Sektor Pariwisata Kalsel, Doakan Paman Birin Terpilih Kembali

Baca: Lolos ke ke DPRD HSS, Ini yang Akan Dilakukan Mahdi Bin Yahya Ketua FPI Kalsel untuk Warga HSS

Baca: Bank Mandiri dan PT Arista Paling Diburu di ULM Job Fair dan Career Expo 2019 Banjarmasin

Disebutkan, pengajar angkatan ke XVIII itu bakal mengajar di sekolah tempat bertugas masing-masing selama satu tahun.

‎"Ini merupakan tahun ke empat Yayayasan Indonesia Mengajar (YIM) memberi kepercayaan kepada HSS sebagai daerah sasaran program mereka," kata Kadisdik.

Menurutnya, tiga tahun sebelumnya banyak program dan kegiatan serta inovasi yang dilakukan pengajar muda di HSS. Untuk itu, dia berharapkegiatan positif itu berlanjut.

Sementara, Sekda HSS H Muhammad Noor menyatakan yakin, dengan talenta masing-masing, peserta program bisa memberikan hal positif bagi masyarakat, khususnya anak didik di tempat tugas mereka.

"Kami yakin semua Pengajar Muda yang ditempatkan di daerah kami sudah dibekali ilmu yang bisa di share kepada masyarakat kami,"kata Sekda.

Sekda pun meminta pihak terkait seperti aparat desa, Kades, Camat serta pihak sekolah penempatan membantu mereka bersosialisasi dengan masyarakat setempat, serta memberikan keleluasaan, ketenangan dan kenyamanan saat mengajar‎. Sedangkan para peserta pengajar sendiri dipersilakan beradaptasi dengan budaya masyarakat setempat. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved