Berita Kalteng

Tumbuhan Bajakah Sudah Bikin Heboh Hingga Mendunia, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Viralnya kedua siswa SMA dari Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang memenangkan ajang perlombaan internasional dengan penemuan tanaman Bajakah

Tumbuhan Bajakah Sudah Bikin Heboh Hingga Mendunia, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?
Dok. Youtube KOMPAS TV
Dua siswa SMAN 2 Palangkaraya meraih juara dunia life sains pada ajang World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan. Keduanya melakukan penelitian terhadap kayu Bajakah yang mampu menyembuhkan kanker. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Viralnya kedua siswa SMA dari Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang memenangkan ajang perlombaan internasional dengan penemuan tanaman Bajakah yang dikatakan dapat menyembuhkan kanker payudara pada tikus.

Menjadi kehebohan di masyarakat Indonesia, dengan harapan tinggi terhadap manfaat tanaman Bajakah itu sendiri, meski penelitian yang dilakukan baru praklinis awal terhadap hewan.

Lantas apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah dan para peneliti untuk menyikapi hal seperti ini ke depannya?

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, LIPI, Prof Dr Enny SUdarmonowati, dalam wawancara Kompas.com, Selasa (13/8/2019), menyampaikan harus adanya tindak lanjut oleh pemerintah setempat mengenai tanaman Bajakah itu.

"Karena ini sudah menghebohkan. Bagusnya pemerintah daerah setempat disana melakukan tindaklanjut dan harus memastikan dahulu tanaman tersebut masih banyak atau tidak habitatnya,"ujar Enny.

Baca: VIRAL Bajakah dari Hutan Kalteng, Inilah 5 Fakta Tanaman yang Diklaim Sukses Sembuhkan Kanker

Baca: Jadwal Timnas Indonesia Vs Myanmar Piala AFF U-18 2019, Live Streaming Rabu (14/8/2019) Sore

Baca: Pria Bule yang Dekat Salmafina, Putri Sunan Kalijaga Diungkap, Mantan Taqy Malik Sebut Soal Serius

Menurut Enny, memastikan jumlah populasi tanaman Bajakah di habitatnya, merupakan hal penting yang harus dilakukan sebagai tindak lanjut awal dari penelitian kedua remaja itu. Sebab belum ada yang tahu seberapa banyak lagikah populasinya di alam dan harus diamankan.

Tanaman Bajakah - Ekslusif AIMAN yang ditayangkan Kompas TV, Senin (12 Agustus 2019) malam mengenai tanaman bajakah yang diklaim menyembuhkan kanker.
Tanaman Bajakah - Ekslusif AIMAN yang ditayangkan Kompas TV, Senin (12 Agustus 2019) malam mengenai tanaman bajakah yang diklaim menyembuhkan kanker. ((KOMPAS TV))

"Tanaman Bajakah itu, jika sudah dipastikan populasinya sedikit dan dianggap langka, maka harus didaftarkan ke IUCN sebagai tanaman langka atau terancam punah yang harus dilindungi".

"Karena kalau lihat dari berbagai literasi, tanaman itu (Bajakah) sulit tumbuh atau dikembang biakan di tempat (habitat) berbeda dari asalnya, soalnya bisa berubah kandungan dalam tanaman itu sendiri, jadi perlu sekali dilindungi," imbuh Enny.

Siswa dan siswi SMAN 2 Palangkaraya penemu ramuan tradisional khas dayak Kalteng berupa akar pohon bajakah saat bertemu Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran di Istana Isen Mulang, Selasa (13/8/2019) malam.
Siswa dan siswi SMAN 2 Palangkaraya penemu ramuan tradisional khas dayak Kalteng berupa akar pohon bajakah saat bertemu Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran di Istana Isen Mulang, Selasa (13/8/2019) malam. (humas pemprov kalteng)

Melindungi tanaman yang langka itu penting, selain jumlahnya yang sedikit dan sulit diperbanyak, biasanya tanaman tersebut akan diburu banyak orang yang tidak bertanggung jawab, baik oleh masyarakat lokal maupun peneliti internasional yang tertarik.

Perlindungan ini juga akan mendorong orang lain melestarikan tanaman tersebut. Selanjutnya, jika kuantitas dari populasi tanaman Bajakah ini sudah dinyatakan langka atau tidak, penelitian lebih lanjut dengan berbagai fase uji klinis obat kanker bisa dilakukan untuk dapat membantu penelitian awal telah dilakukan kedua siswa tersebut.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved