Pemindahan Ibu Kota RI
Kalteng Tanggapi Pernyataan Menteri ATR, Presiden Jokowi Merespon Begini
Pernyataan Menteri ATR, Sofyan Djalil, langsung mendapat perhatian termasuk dari Kalimantan Tengah, yang juga dinominasikan sebagai lokasi.
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pernyataan Menteri ATR, Sofyan Djalil, langsung mendapat perhatian termasuk dari Kalimantan Tengah, yang juga dinominasikan sebagai lokasi.
Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan sejak awal sesuai pengesan Gubernur H Sugianto Sabran, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada presiden menentukan lokasi ibu kota negara yang baru.
"Sekali lagi, kami di Kalteng siap saja jika dipilih karena berdasarkan sejarahnya Presiden Soekarno ingin di sini. Intinya kami serahkan keputusan kepada pusat. Kami juga tidak ada melobi ke pusat soal itu," ujarnya.
Baca: Kalsel Penuhi Semua Persyaratan Menjadi Ibu Kota RI yang Baru, ini Harapan Gubernur Kalsel
Baca: Menteri ATR Sebut Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur, Pemerintah Masih Menunggu ini
Baca: Polri Bakal Rilis SIM Sekalian E-Money & Catatan Pribadi, Resmi Diluncurkan Mulai 22 September 2019
Saat dikonfirmasi mengenai pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, Presiden Jokowi tidak membantah atau membenarkan.
"Akan kami umumkan pada waktunya," ujar Jokowi.
Dia masih menunggu dua kajian yang lebih mendalam dari jajajarannya.
Namun, ia enggan menyebut kajian apa yang sedang ditunggu.
"Masih nunggu kajian, tinggal satu, dua kajian belum disampaikan kepada saya," ucap Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-cetak-jumat-23820191.jpg)