Berita Banjarmasin

BMKG Ungkap Tiga daerah di Kalsel Ini kekeringan Ekstrem, Satu Diantaranya Kabupaten Banjar

Tiga daerah di Kalimantan selatan alami kekeringan ekstrem. ketiga daerah itu yaknid kabupaten Banjar, Batola dan Kotabaru

BMKG Ungkap Tiga daerah di Kalsel Ini kekeringan Ekstrem, Satu Diantaranya Kabupaten Banjar
Foto ACT News
Ilustrasi : Pemerintah memprediksi musim kemarau tahun ini bakal mengakibatkan 48.491.666 jiwa terancam kekeringan di 28 provinsi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kemarau yang tengah terjadi saat ini membuat tiga daerah di Kalimantan selatan alami kekeringan ekstrem.

Wilayah dengan kriteria Kekeringan Ekstrim tersebut ialah berada di Kabupaten Banjar yakni di kawasan Danau Salak/ Lawa, Danau Salak/ Gn. Sari, Danau Salak/ Tanjung Baru, Danau Salak/ Atanik.

Kekeringan kedua terjadi di Barito Kuala (Batola) meliputi wilayah Barambai/ Kolam Kanan, Mekarsari/ Tamban Raya Baru.

Kemudian kekeringan ketiga terjadi di wilayah Kotabaru yakni di Pulau Laut Kepulauan/ Tanjung Lala.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin, melalui Kasubid Kesiapsiagaan Muhari menuturkan kategori Kekeringan Ekstrim diidentifikasikan dari HTH (hari tanpa hujan) yang mencapai >60 hari secara berturut-turut.

" Berdasarkan informasi dari BMKG Kekeringan ekstrem terjadi akibat musim kemarau yang terjadi, " Ujar Muhari.

Baca: Pengorbanan Reiko Barack Ibu Reino Barack untuk Dapatkan Syahrini Jadi Menantu Terkuak

Baca: Konflik Rumah Tangga Roger Danuarta dan Cut Meyriska Disindir Andhika Depan Raffi Ahmad di HUT SCTV

Baca: Kalselpedia : 7 Pantai di Kalsel yang Sering Dikunjungi

Baca: Bebas dan Bisa Mainkan Tim Sepakbola Mana Saja di Game Ini, Tinggal Edit, Caranya Mudah

Baca: Sambut Kedatangan Jemaah Haji Banjar, Guru Khalil Sampaikan Pesan Ini

Baca: Meski Tim Kesayangan kalah 3-1 Dari Liverpool, Fans Arsenal Banjarmasin Tetap Semangat Donor Darah

Pada laporan Dasarian II Agustus 2019, Provinsi Kalimantan Selatan pada umumnya mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria Sangat Pendek ( 1-5 hari) hingga Kekeringan Ekstrim (> 60 hari) sampai dengan updating data. Namun terdapat juga beberapa daerah yang mengalami masih ada hujan.

" Dampaknya bagi daerah yang terkena kekeringan ektrem antara lain, berkurangnya pasokan sumber air, peningkatan potensi kebakaran lahan dan hutan meningkatkan kerawanan terhadap kesehatan" ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved