Ibu Kota Baru

Soal Lokasi Ibu Kota Baru, Kepala Bappens : Jangan Nuduh Kita Bermain dengan Pengambang, Nggak

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro membantah pemerintah telah kongkalikong dengan swasta dalam penentuan lokasi ibu kota baru.

Soal Lokasi Ibu Kota Baru, Kepala Bappens : Jangan Nuduh Kita Bermain dengan Pengambang, Nggak
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro saat berfoto diruang kerjanya di Gedung BAPENAS, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019). Bambang Brodjonegoro ditemui tim Tribunnews saat wawancara khusus mengenai wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah menegaskan soal penentukan lokasi ibu kota baru di Kaltim, tak melakukan kerjasama dengan pihak pengembang.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro membantah pemerintah telah kongkalikong dengan swasta dalam penentuan lokasi ibu kota baru.

Hal ini diungkapkan Bambang untuk menanggapi viralnya iklan satu halaman penuh full color  Borneo Bay City di Harian Kompas edisi Selasa (27/8/2019).

Dalam iklan tersebut, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memasarkan apartemen dengan embel-embel Investasi Terbaik di Ibu Kota Negara".

“Jangan nuduh kita (pemerintah) bermain dengan (pengembang) properti, sama sekali enggak,” ujar Bambang di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca: Inilah Usulan Nama Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur Menurut Netizen, Jokograd hingga Mandalanusa

Bambang mengaku pernah melakukan focus group discussion dengan Real Estate Indonesia (Indonesia) terkait pemindahan ibu kota. Namun, saat itu pemerintah belum memberi tahu lokasi spesifiknya.

“Kita hanya pernah FGD dengan REI, tapi saat itu tiga lokasi yang kita diskusikan,” kata Bambang.

Sebelumnya, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mulai memanfaatkan momentum pemindahan ibu kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara Kaltim lokasi ibu kota baru pengganti Jakarta
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara Kaltim lokasi ibu kota baru pengganti Jakarta (Diolah)

Sehari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama kawasan pengganti Jakarta, pengembang yang dirintis Trihatma K Haliman ini memasang iklan satu halaman penuh full color  Borneo Bay City di Harian Kompas edisi Selasa (27/8/2019).

Baca: Pro & Kontra Pemindahan Ibu Kota, Benarkah untuk Memindah Masalah Jakarta ke Kalimantan?

Vice President Marketing APLN Agung Wiradjaya mengisahkan, pemasangan iklan  Borneo Bay City dengan penambahan embel-embel "Investasi Terbaik di Ibu Kota Negara" adalah langkah strategis perusahaan pasca woro-woro pemindahan ibu kota.

"Kepala Bappenas Pak Bambang Brodjonegoro kan sering peresentasi di forum-forum bisnis, termasuk diundang oleh Asosiasi REI. Nah dalam presentasinya itu, Pak Bambang menggambarkan kriteria-kriteria khusus. Kami menyimpulkan, ini pasti di Kalimantan Timur," tutur Agung, Selasa (27/8/2019).

(Penulis Akhdi Martin Pratama/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Lokasi Ibu Kota Baru, Pemerintah Bantah Kongkalikong dengan Swasta", https://money.kompas.com/read/2019/08/28/211600926/soal-lokasi-ibu-kota-baru-pemerintah-bantah-kongkalikong-dengan-swasta?page=2.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved