Berita Kabupaten Banjar

2 Hektare Kebun Karet Terbakar Warga Desa Biih Kabupaten Banjar Padamkan Api Pakai Batang Pisang

Ketika kebakaran terjadi cuma andalkan manual warga bawa ember isi air atau padamkan api dengan batang dan daun pisang.

2 Hektare Kebun Karet Terbakar Warga Desa Biih Kabupaten Banjar Padamkan Api Pakai Batang Pisang
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Pemantaun aksi Heli water bombing memadamkan kebakaran lahan di Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sungguh malang nasib dirasakan oleh sebanyak 600 KK di Desa Biih Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Di Desa ini belum punya alat pemadam, ketika kebakaran terjadi cuma andalkan manual warga bawa ember isi air atau padamkan api dengan batang dan daun pisang.

Akibatnya, pada kebakaran lahan yang terjadi Senin (2/9) sebanyak dua hektar kebun karet terbakar siang itu. Untung saja berhasil dipadamkan berkat gotong royong warga desa.

Pembakal (Kades) Biih, Abdul Malik ketika dikonfirmasi mengatakan cuaca makin sini makin panas saja. "Sayang sekali desa kami tidak ada alat pemadam untuk antisipasi musim kemarau," katanya.

Baca: NEWSVIDEO : Proyek Peningkatan Infrastruktur Gang Abadi Kota Martapura Dikeluhkan Warga

Malik senantiasa terus saja sosialisasi kepada 600 KK yang huni Desa Biih. Sosialisasi mengenai antisipasi api, baik itu rumah maupun lahan. Dia imbau warga untuk senantiasa tidak buka lahan dengan cara dibakar.

Saat api berkobar bakar lahan, dia bersama warga desa melakukan pemadaman seadanya karena belum ada alat pemadam. Lokasi kebakaran di perbatasan Biih dengan Desa Abirau.

"Dua hektar ludes kebun getah punya ponakan dan pembakal Abirau nah. Ya lokasinya inindi perbatasan Biih dan Abirau. Ya sudah padam, api terpaksa cuma kami pukuli dengan batang pohon pisang agar api tidak menyebar," bebernya.

Baca: BREAKING NEWS- Asap Karhutla Mulai Menyelimuti Bandara Syamsudin Noor, Ini Penjelasan Angkasa Pura

Memasuki hari tanpa hujan 1-10 september, satgas karhutla meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran lahan. Cegah dan deteksi dini merupakan langkah konkrit agar karhutla tak semakin meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan Jumlah kejadian kebakaran lahan 809, jumlah luas lahan terbakar 2056, jumlah luas hutan terbakar 75, dan jumlah kejadian kebakaran hutan 7. Di Kabupaten Banjar jumlah kejadian kebakaran lahan 75 kali dengan jumlah luas lahan terbakar 222,35 hektar.

Pantauan siang reporter banjarmasinpost.co.id di Kabupaten Banjar kebakaran lahan juga terjadi di kawasan pemukiman Fitria, Indrasari.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved