Berita Banjar

PDAM Intan Banjar Cuma Sampai Aluhaluh Besar, 18 Desa di Kecamatan Aluhaluh Kesulitan Air Bersih

Warga Kecamatan Aluhaluh kabupaten Banjar kini mengalami kesulitan air bersih, mereka terpaksa membeli air bersih dari pedagang air

PDAM Intan Banjar Cuma Sampai Aluhaluh Besar, 18 Desa di Kecamatan Aluhaluh Kesulitan Air Bersih
Kolase BPost
Warga Simpangwarga Kecamatan Aluhaluh saat ini mulai kesulitan mencukupi kebutuhan air bersih. BPBD Banjar salurkan air bersih 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Persoalan air bersih di wilayah Kecamatan Aluhaluh masih jadi keluhan masyarakat. Apalagi untuk wilayah ini hanya wilayah Aluhaluh besar saja yang terlayani PDAM Intan Banjar. Sementara jumlah desa di Kecamatan Aluh-aluh ada 19 Desa.

Air leding hanya sampai Desa aluh-aluh besar,untuk Desa di pesisir seberang tidak sampai, ada beberapa orang yang buka untuk keperluan jual beli di aluh-aluh. Tapi sudah punya kesepakatan sama PDAM, jadi meter kubiknya bukan untuk rumah tangga lagi tapi untuk jualan/industri.

Seperti yang dirasakan Sabirin dari Desa Bakambat, untuk keperluan air bersih dia masih membeli air bersih hingga Rp 5000 satu jerigen.

"Hampir semua desa yang kesulitan, jumlah desa di Aluh-aluh ada 19 desa," ucap Sabirin.

Baca: Jadwal & Sinopsis Film Joker 2019 - Joaquin Phoenix Akui Sempat Gila Gara-gara Mendalami Peran

Baca: Lihat Polisi Gelar Operasi Patuh Intan 2019, Banyak Pengendara di Kotabaru Putarbalik

Baca: Pria yang Buat Luna Maya Luluh Terungkap, Mirip Faisal Nasimuddin Atau Ariel NOAH?

Baca: Bahas Poligami Ekspresi Cut Meyriska di Kajian Ustadz Abdul Somad (UAS) Disorot, Raut Istri Roger

Dia mengatakan Desa yang terdampak air laut seperti Desa sungai musang, Desa Bakambat, desa Labat muara, Desa Tanipah, Desa Pulantan, Desa podok.

"Desa Aluhaluh besar juga sulit air tapi disana sudah sampai pipa leding. Desa kita yakni Desa Bakambat belum dilalui Air Leding lagi. Sebenarnya pipa sudah sampai ke desa kami tapi belum jalan airnya. Kalau tidak salah sejak delapan tahun lalu pipa sudah dipasang," bebernya.

Bahkan menurut informasi dia, Rencana Pemkab Banjar sudah ada untuk membangunkan penampungan air. " Tapi sampai sekarang malah masih belum terealisasi lagi nah," katanya.

Berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan air bersih warga di wilayah Aluhaluh. Pasalnya hampir seluruh desa di Aluhaluh tiap musim kemarau selalu kesulitan mencukupi kebutuhan air bersih.

Banyak harapan agar pihak PDAM terus memperluas jangkauan pipanisasi dan memperkuat kelancaran distribusi air bersih di wilayah perdesaan yang jauh dari kota, seperti di Aluhaluh dan Mataraman.

Kepala Cabang 2 PDAM Intan Banjar Bayu cipta mengakui masih ada kawasan di aluh-aluh belum terlayani. Cabang 2 PDAM Intan Banjar meliputi Kertak hanyar, sei tabuk, aluh aluh, beruntung baru, tatah makmur, dan martapura barat, serta sebagian wilayah gambut.

"Wilayah aluh-aluh hanya dilayani pdam di wilayah aluh-aluh besar saja. Sisanya belum bisa dilayani karena belum terjangkau pipa distribusinya. Untuk saat ini belum ada wacana untuk perluasan distribusi," katanya.

Baca: Selama Musim Kemarau, Produksi Tanaman Hidroponik di Atas Rooftop Dihentikan Sementara

Baca: Jadwal Siaran Langsung UFC 242 Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier, Cek Live Streaming ESPN

Baca: Pernah Bongkar Aib Marshanda, Penampakan Mantan Kekasih Egi John yang Mantap Hijrah

Sementara itu Dirut PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar mengakui layanan air bersih di Aluhaluh belum maksimal. Pihaknya memerlukan sokongan dana untuk memperluas jaringan pipanisasi di wilayah tersebut agar bisa menjangkau masyarakat lebih banyak lagi.

Namun setidaknya pihaknya telah menunjukkan komitmen melayani semua lapisan masyarakat hingga di  wilayah yang jauh sekali pun.(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved