Berita Batola
Kontraktor Resmi Laporkan Penabrak Portal ke Polres Batola
Kontraktor jembatan Alalak II resmi melaporkan mobil box penabrak portal jembatan s
Penulis: Edi Nugroho | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kasus mobil box yang menabrak portal dari bahan wide flange (WF) atau baja untuk jembatan Sungai Alalak II tembus Terminal Handil Bakti, sebagai jalan alternatif satu-satunya pasca penutupan Jembatan Kayu Tangi Ujung Selasa (27/8/19) dini hari lalu akhirnya ditangani reserse dan krimimal (reskrim) Polres Batola.
“Iya pihak kontraktor atau Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI sudah melapor resmi ke Polres Batola. Kasus mobil box menabrak portal tersebut kini ditangani rekrim Polres Batola,” kata Kasatlantas Polres Batola, AKP Didik Suhartanto, Selasa (3/9/19).
Didik menyatakan pihak Satlantas telah mengendentifikasi tujuh mobil yang diduga menabrak portal baja di jembatan Sungai Alakak II. Alhamdulillah sudah ada satu identitas penabrak portal baja tersebut.
“Alamatnya ternyata di Tanahbumbu,” kata Didik.
Baca: Dirkrimsus Polda Kalsel , Kapolres Tanbu dan Kotabaru Bergeser, Ini Pejabat Barunya
Baca: NEWSVIDEO : Video Detik-detik Saat Api Berkobar di Jalan Cempaka IV Kecamatan Banjarmasin Tengah
Baca: Perlakuan Syahrini pada ART Saat Liburan Bersama Reino Barack, Tas 2 M Direlakan Kakak Aisyahrani
Baca: Amalan Sunnah Bulan Muharram Selain Puasa Tasua dan Asyura Seperti yang Dicontohkan Rasulullah SAW
Menurut Didik, pihaknya sudah koordinasi dengan Satlantas Polres Tanahbumbu untuk membantu
mencari pelaku penabrak portal tersebut.
Dari hasil rekaman CCTV, terekam mobil box itu milik CV Bumi Mandiri dengan DA 8356 ZG. Sebelumnya, Satlantas Polres Batola mendentifikasi tujuh plat nomer mobil dan tidak semuanya tidak pas.
“Akhirnya kita cek lagi, ternyata mobil penabrak portal jembatan Alalak II itu DA 8356 ZG,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mobil-box-kembali-melewati-portal-wide-flange-wf-atau-baja-jembatan-sungai-alalak.jpg)