Berita Kalteng

Pascalikuidasi, Aset BMN MIN di Kapuas Diserahkan ke Kemenag

Pascamengalami likuidasi satker, empat MIN di Kabupaten Kapuas menyerahkan pengelolaan dan kuasa pengguna barang milik negara (BMN)

Pascalikuidasi, Aset BMN MIN di Kapuas Diserahkan ke Kemenag
tribunkalteng.co/fadly
Kepala Kemenag Kapuas H Ahmad Bahruni didampingi Kasi Pendidikan Madrasah H Sajarwan dan para Kepala MIN 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) kini tak lagi menjadi satuan kerja (satker) sendiri.

Statusnya kini melekat pada Kantor Kementerian Agama kabupaten setempat.

Pascamengalami likuidasi satker, empat MIN di Kabupaten Kapuas menyerahkan pengelolaan dan kuasa pengguna barang milik negara (BMN) kepada Kantor Kemenag setempat.

Serah terima itu dilakukan pada Kamis (5/9/2019) lalu.

Dilakukan penandatanganan berita acara oleh Kepala Kemenag H Ahmad Bahruni dan masing-masing Kepala MIN.

Baca: Teror Hilang Saat Betrand Peto Hadir di Antara Ruben Onsu dan Sarwendah, Curhat Teman Ayu Ting Ting

Baca: Polda Metro Jaya Jawab Tudingan Elza Syarief pada Nikita Mirzani Buntut Acara Hotman Paris

Baca: Cara Syahrini Istri Reino Barack Cueki Ajakan Elza Syarief Hadapi Nikita Mirzani

Serah terima disaksikan oleh Kasubbag Tata Usaha H Hamidhan dan Kasi Pendidikan Madrasah H Sajarwan.

"Pengelolaan BMN ini bukanlah hal yang mudah. Sekarang tanggung jawab pengelolaan BMN MIN menjadi tanggung jawab kami. Namun kami tetap meminta bantuan kepada madrasah untuk merawatnya serta tetap bertanggung jawab atas aset yang ada," kata Bahruni di depan Kepala MIN 1, MIN 2, MIN 3, MIN 5 dan MIN 6 Kapuas.

Bahruni kembali mengulang permintaannya agar aset itu digunakan dan dijaga dengan baik.

Saat ini, kata Bahruni, pengelolaan BMN menjadi salah satu faktor utama penilaian laporan keuangan.

"Apa yang sudah baik dalam pengelolaan aset BMN selama ini harus dijaga dan pertahankan," harap Bahruni.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha H Hamidhan menjelaskan, penyerahan aset dilakukan menyusul adanya aturan tentang proses likuidasi entitas akuntansi pelaporan.

"Itu karena tergabungnya MIN yang sebelumnya menjadi satker sendiri," beber H Hamidhan.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved