Berita HST

Kebakaran di Binjai Pirua Labuan Amas HSt Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sekdakab Harapkan Ini

Kebakaran kembali terjadi di Desa Binjai Pirua Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kebakaran di Binjai Pirua Labuan Amas HSt Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sekdakab Harapkan Ini
HO/Intel Kodim HST
Kebakaran di Desa Binjau Pirua, Kabupaten HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAIKebakaran kembali terjadi di Desa Binjai Pirua Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

Kebakaran ini menambah daftar panjang kebakaran di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pasalnya, kebakaran hebat yang menghanguskan sembilan terjadi pada pekan lalu 3 September di Desa Hilir Banua Kecamatan Pandawan. 

Kini, Kamis (12/9/2019) terjadi kebakaran serupa di Desa Binjai Pirua dan menghanguskan empat unit rumah.

Kebakaran bermula dari kediaman Syahrani  pada pukul 09.15 Wita. Saksi mata Yuliani, melihat asap dan api dari rumah Syahrani. Karena bangunan terbuat dari kayu, kobaran api cepat membesar.

“Saya berteriak api-api. Karena jaraknya berdekatan dan bangunan terbuat dari kayu membuat kobaran api cepat membesar,” jelasnya.

Baca: Angka Penderita Diare di HST Sempat Mengalami Kenaikan, ISPA Mulai Melonjak Akibat Kabut Asap

Rumah yang hangus yakni rumah Umi Kasum (55), Antung Alian (45), Yusran (60), dan Syahrani (65).

 Kebakaran ini mengakibatkan 15 orang kehilangan tempat tinggal. Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Dharma ikut memadamkan api kebakaran. Anggota BPK Dharma, Nanang Bondan, membenarkan kebakaran tersebut. “Api sudah dikuasi dan padam,” jelasnya.

Babinsa Binjai Pirua Sertu Agus, membeberkan jika dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik.

“Kerugian ditaksir Rp 450 juta,” katanya.

Terpisah Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Akhmad Tamzil, berharap warga Hulu Sungai Tengah dapat lebih waspada dan memperhatikan tempat tinggalnya.

Baca: Udara Berasap Akibat Karhutla di HST, SIT Al Khari Gunakan Masker, Bupati Ikut Membagikan Masker

“Kalau akan ditinggal periksa dulu. Apalagi, kebakaran sering terjadi dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

ia berjanji semua korban kebakaran akan dibantu oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. “Besarannya harus melihat kemampuan daerah terlebih dahulu. Nanti dari BPBD membuat proposal kepada kami,” jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved