Berita Tapin

14 Hari Operasi Patuh Intan, 1040 Surat Tilang Dikeluarkan Satlantas, Dua Pelanggar ini Terbanyak

Sebanyak 1040 surat tilang dikeluarkan Polres Tapin, pasca 14 hari menggelar Operasi Patuh Intan 2019 di wilayah hukum Polres Tapin.

14 Hari Operasi Patuh Intan, 1040 Surat Tilang Dikeluarkan Satlantas, Dua Pelanggar ini Terbanyak
Humas Polres Tapin
Sebanyak 21 unit sepeda motor terjaring operasi Patuh Intan 2019 yang digelar jajaran Satlantas Polres Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 1040 surat tilang dikeluarkan Polres Tapin, pasca 14 hari menggelar Operasi Patuh Intan 2019 di wilayah hukum Polres Tapin.

Itu diungkap Kepala Bagian Operasi Polres Tapin, AKP Raindhard Maradona sesuai upacara serah terima jabatan tiga Kapolsek di lingkungan Polres Tapin, Jumat (13/9/2019).

Menurut AKP Raindhard Maradona, angka itu lebih tinggi dibanding operasi serupa tahun lalu yang hanya sekitar 700 sekian pelanggar lalulintas.

Dari angka 1040 pelanggar itu, didominasi pelanggar yang tidak mengenakan helm saat berkendara dan pengendara yang masih dibawah umur atau belum memiliki SIM C.

Baca: Kejadian Luar Biasa Saat BJ Habibie Dibawa Diungkap Sopir Mobil Jenazah, Sebut Soal Ani Yudhoyono

Baca: Geledah Rumah di Jalan Mutiara Banjarmasin, Polisi Temukan 12 Gram Sabu di Kamar

Baca: Skor Akhir Kalteng Putra Vs Persebaya Imbang 1-1, Kabut Asap Mengganggu Pemain

Baca: Teriakan El Rumi Saat Anak Mulan Jameela Jatuh, Putra Maia Estianty Lakukan Ini pada Muhammad Ali

AKP Raindhard Maradona mengakui hasil itu lebih karena keaktifan anggota Satuan Lalulintas melakukan kegiatan di lapangan.

Upaya menekan angka pelanggaran lalulintas di wilayah Polres Tapin kedepannya, AKP Raindhard Maradona punya cara.

AKP Raindhard Maradona, Kabag Operasi Polres Tapin
AKP Raindhard Maradona, Kabag Operasi Polres Tapin (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Cara itu, sesuai arahan Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno, adalah melakukan pendidikan masyarakat (dikmas) melalui pendekatan kepada warga sekolah jenjang SLTP sederajat agar menggunakan moda transportasi sehat dan ramah lingkungan yaitu bersepeda pancal atau gowes.

Selain itu, menempatkan personel Polres Tapin di jalur keramaian dan titik rawan kecelakaan lalulintas dan melakukan patroli mobile di wilayah Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved