Kisah Tari Topeng Basirih

Tari Topeng Basirih Ternyata Beberapa Jenis, Ada Tari Topeng 7 Bidadari Hingga Tari Topeng Sangkala

Tari Topeng Basirih ternyata memiliki beragam jenis nama. Dimana pertama Tari topeng 7 Bidadari dan Pencuri Selendang Bidadari, Tari topeng Arjuna.

Tari Topeng Basirih Ternyata Beberapa Jenis, Ada Tari Topeng 7 Bidadari Hingga Tari Topeng Sangkala
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Topeng dan persiapan lainnya termasuk 41 jenis wadai sebelum Tari Topeng Basirih tampil. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Tari Topeng Basirih ternyata memiliki beragam jenis nama. Dimana pertama Tari topeng 7 Bidadari dan Pencuri Selendang Bidadari, kedua Tari topeng Arjuna atau Bima.

Kemudian untuk tari utama ketiga Tari topeng Pentul dan Tambam, dan keempat Tari topeng Sangkala (tari penutup) yang jika Topeng Sangkalanya dimasukkan kedalam Tajau air , air nya di percara bisa jadi sarana betatamba.

"Sebelum tari 3 dan 4 bisa dimulai ketika ada salah 1 dari anggota keluarga yaitu ibu Aminah kesurupan maka tari 3 dan 4 ini bisa dimulai," paparnya.

Para penari topeng Basirih di Banyiur Banjarmasin
Para penari topeng Basirih di Banyiur Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Menurutnya jika tari topeng tidak di acarakan maka kemungkinan maka ada sedikit permasalahan yang ada pada keluarga yaitu cepat panasn marah-marah diantara keluarga.

Baca: Tari Topeng Basirih Digelar Satu Tahun Sekali di Banyiur Banjarmasin Juga Sebagai Sarana Pengobatan

Baca: Tari Topeng Basirih Digelar Satu Tahun Sekali di Banyiur Banjarmasin Juga Sebagai Sarana Pengobatan

Dan jika penari topeng sudah kerasukan maka rasa yang dirasakan penari seperti tidur saja dan badan menari sendiri.

"Kalau penari topeng kesurupan tapi menarikan topeng biasa dia bisa sadar sendiri tanpa harus dibantu, tetapi jika oenari kesurupan menarikan tari topeng sangkala maka menyadarkannya perlu bantuan pimpinan acara topeng dengan cara dibacakan syair-syair, seperti syair yang dibacakan agar bayi tidur," ucap Hadi satu penari.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved