Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO Aliansi BEM se Kalsel Gelar Aksi Demo di Kantor Dewan, Tolak RUU KPK

'Yang Terbakar hutan, yang dipadamkan KPK', itulah salah satu tulisan yang terlihat di tengah puluhan mahasiswa menamakan Aliansi BEM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - 'Yang Terbakar hutan, yang dipadamkan KPK', itulah salah satu tulisan yang terlihat di tengah puluhan mahasiswa menamakan Aliansi BEM se Kalsel, Kamis (19/9/2019) siang.

Menggelar aksi di halaman depan kantor DPRD Provinsi Kalsel, pada kesempatan tersebut mereka bahkan juga nampak membawa satu kandang kecil, sekantung bunga, beberapa lembaran uang palsu serta keranda jenazah.

Kedatangan puluhan mahasiswa yang menamakan dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalsel tersebut, dalam rangka menyampaikan protesnya terhadap rancangan undang-undang (RUU) KPK yang dianggap memperlemah keberadaan lembaga independen tersebut dalam menjalankan tugasnya.

Ada sekitar tujuh poin yang disampaikan para mahasiswa dalam tuntutannya.

Baca: SESAAT LAGI! Link Live Streaming Persija Jakarta vs Bali United Liga 1 2019, Cek TV Online Indosiar

Baca: BREAKING NEWS Siswa SMAN 4 Banjarmasin Tampar Wajah Guru, Gara-gara Ditegur agar Rapikan Seragam

Baca: Jadwal Live MotoGP Aragon 2019 di Trans 7, Bos Yamaha Lengser Dampak Performa Rossi & Vinales?

Tujuh poin tersebut dibacakan oleh Kordinator Aliansi BEM se Kalsel, Ghulam Reza yang pertama pihaknya menolak dengan tegas revisi RUU KPK yang sudah disahkan oleh DPR-RI yang bersifat mendelegitimasi atau melemahkan beberapa wewenang dasar dari KPK.

Kedua, aliansi BEM se Kalsel mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu padu menjaga independensi KPK dan menolak seluruh upaya-upaya mempersempit ruang gerak pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ketiga, aliansi BEM se Kalsel menolak dengan keras pimpinan KPK terpilih yang terbukti memiliki catatan buruk dalam hal pemberantasan korupsi. Mereka juga mendesak presiden menunaikan janji politik pada pilpres 2014 dan Pilpres 2019 yang akan menghasilkan negara yang kuat di dalam hal pemberantasan korupsi.

Aliansi BEM se Kalsel juga menyatakan kekecewaannya dengan dewan perwakilan rakyat yang tidak mendengarkan suara rakyat perihal RUU KPK.

"Kami juga menyatakan mosi tidak percaya kepada siapapun yang terlibat dalam pengesahan RUU KPK tersebut dan terakhir kami akan mendesak DPR RI Untuk membatalkan RUU KPK melalui legislatif review," pungkas Ghulam.

Mendengar tuntutan tersebut sejumlah dewan yang dikomandani oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel sementara, Muhammad Syaripuddin berjanji akan mengakomodir segala tuntutan para mahasiswa.

"Sekali lagi saya sampai kan kita sepakat memperkuat KPK. Ini yang harus kita tekankan, kita tidak ingin memperlemah KPK. Kami juga bersepakat memperkuat KPK, revisi undang-undang KPK sudah disahkan, tinggal kita melihat bagaimana memperkuat atau memperlemah pasar per pasal, " pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved