Berita Banjarmasin
Ikuti Basic Skill for Young Investor 2019, 330 Investor Muda Dibimbing Melek Investasi Pasar Modal
Sebanyak 330 investor muda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM mengikuti event Basic Skill for Young Investor (BSYI) 2019
Penulis: Mariana | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 330 investor muda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengikuti event Basic Skill for Young Investor (BSYI) 2019, bertempat di Lecture Theater Building FEB ULM, Sabtu (21/9/2019).
Acara yang diinisiasi Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEB, diikuti peserta yang merupakan mahasiswa/mahasiswi FEB angkatan terbaru tahun ajaran 2019/2020.
Ketua panitia BSYI Niti Nugroho menuturkan, event ini merupakan program tahunan KSPM khusus untuk lingkup mahasiswa FEB.
"Tujuannya memperkenalkan pasar modal kepada teman-teman angkatan baru, penting dan perlunya berinvestasi sejak dini. Pada kegiatan ini kami mengundang tiga pemateri dari OJK Regional Kalimantan, Kantor Perwakilan Bursa Efek Kalsel, dan MNC Sekuritas," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.
Baca: Masih Ada 2 Cara Batalkan Revisi UU KPK, Meski Sudah Disahkan DPR, Satunya Tergantung Jokowi
Baca: Info CPNS 2019, Simak Daftar Hoaks & Kesalahan Pendaftaran Jelang Seleksi Penerimaan CPNS 2019
Baca: Meniru itu Proses Belajar, Dosen Psikolog UMB : Disini Peran Orang Tua Menjadi Contoh
Baca: BERLANGSUNG! Live Streaming BWF Semifinal China Open 2019, Ahsan/Hendra vs Ganda Putra Cina di TVRI
Pihaknya berharap event ini sebagai media untuk belajar tentang investasi dan akan terus berkembang nantinya tidak hanya pada acara ini namun rekan mahasiswa dapat memperoleh ilmu dan menerapkannya secara baik dengan berinvestasi di pasar modal.
Jumlah peserta pada event tahun ini nyaris dua kali lipat bertambah dari tahun lalu yang hanya 168 orang. Bahkan yang mendaftar mencapai 500 orang namun yang menyelesaikan administrasi sejumlah 330 orang.
Pemateri yang hadir yakni Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Kalsel Yuniar, Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin Herry Wachiedin, dan perwakilan OJK Regional IX Kalimantan Hilmy Ramzi Rinaldy.
Dalam kesempata itu, Hilmy Ramzi Rinaldy menyampaikan legalitas pasar modal yang telah diawasi pihak OJK, serta dia pun menjelaskan OJK sendiri berfungsi dalam memberikan pengawasan maupun perizinan terkait investasi pasar modal di antaranya sekuritas-sekuritas yang ada di Indonesia.
"Manfaat pasar modal untuk bisa untuk memanajemen kekayaan dan penyebaran kepemilikan perusahaan. Selain itu, menciptakan lapangan kerja mendorong laju pembangunan dan ekspansi," paparnya.
Baca: Foto Ular Berkaki di Kebakaran Hutan yang Ditemukan TNI Buat Heboh, Begini Penjelasan Ilmiah Ahlinya
Baca: LIVE MOLA TV! Cara Live Streaming Leicester vs Tottenham Hotspurs di Liga Inggris, Tak Live TVRI
Baca: Gantikan Navas di Real Madrid, Thibaut Courtois Tak Lagi Jadi Pilihan Kiper Utama
Salah seorang peserta, Najwa mengaku antusias dalam mengikuti event ini. Sebagai pemula dia membutuhkan informasi lebih banyak sebelum memulai investasi.
"Saya ingin sekali memiliki skill ataupun bekal yang banyak sebelum terjun dalam dunia investasi pasar modal," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/event-bsyi-2019.jpg)