Techno
Diluncurkan Perdana di Jerman, Begini Penampakan Ponsel Andalan Baru Huawei, Mate 30 Pro
Huawei meresmikan duo ponsel andalan barunya, Mate 30 dan Mate 30 Pro, di Munich, Jerman.
BANJARMASINPPST.CO.ID, MUNICH - Huawei meresmikan duo ponsel andalan barunya, Mate 30 dan Mate 30 Pro, di Munich, Jerman.
Kedua ponsel tersebut memiliki desain mirip dengan sejumlah perbedaan penting. Di antara mereka, Mate 30 Pro diposisikan lebih tinggi dan karena itu dibekali dengan fitur lebih baik.
Layar smartphone ini yang berukuran 6,53 inci (2.400 x 1176 piksel, 18,5:9 ), misalnya, kini sangat melengkung di sisi kiri dan kanan dengan desain “Horizon Screen”
Saking melengkungNya layar itu, Huawei nyaris tidak memiliki tempat untuk menaruh tombol daya berwarna merah yang posisinya kini terdesak hingga lebih ke bawah.
Baca: Bawakan Konsep Kostum Go Green, SMAN 8 Jawara Banjarmasin Night Carnival
Baca: Skor Akhir Manchester City Vs Watford 8-0, Hattrick Bernardo Silva
Baca: Hasil Akhir Leicester Vs Tottenham 1-2, Gol Harry Kane Gagal Menangkan The Lilywhites
Sementara, tombol fisik pengatur volume ditiadakan. Fungsinya diganti on-screen slider yang dipanggil dengan cara mengetukkan jari sebanyak dua kali di sisi kanan atau kiri layar.
Fungsi tombol volume digantikan oleh on-screen slider yang bisa dimunculkan di kedua sisi layar (foto kanan).
Mekanisme demikian terasa agak canggung ketika dipakai. Sebab, area layar yang diketuk harus pas. Kalau tidak, on-screen slider tak akan muncul.
Huawei Mate 30 Pro tetap memiliki notch berukuran agak lebar karena harus memuat komponen kamera depan (32 MP, f/2.0), berikut 3D ToF camera dan sensor gestur gerakan jari di udara untuk menjalankan beberapa fungsi ponsel tanpa menyentuh layar.
Seperti Mate 20 Pro sebelumnya, Mate 30 Pro dibekali fitur 3D face unlock yang mengenali wajah pengguna secara tiga dimensi.
Di bagian punggung, ponsel yang ditenagai SoC Kirin 990, RAM 8 GB, storage 256 GB, dan baterai 4.500 mAh ini menyematkan empat buah kamera yang termuat di dalam modul berbentuk bundar.
Modul bundar di punggung memuat kamera wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.
Keempat kamera Mate 30 Pro terdiri dari kamera wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.
Satu kekurangan Huawei Mate 30 Pro adalah tidak memiliki aneka aplikasi dan layanan Google sebagai buntut perang dagang antara Amerika Serikat.
Baca: Rayakan Sukses, AiraAsia Berikan Tiket Pesawat Murah Mulai Rp 150 Ribu, Juga Ada Promo Kursi Gratis
Baca: Kembali Ngevlog, Bima Aryo Ungkap Dugaan Hingga Sparta Menyerang ART Yayan
Ketika menjajal versi sample dari Mate 30 Pro pun, KompasTekno tidak menemukan satu pun aplikasi Google di ponsel ini. Namun, sistem operasi yang digunakan adalah Android 10 berlapis antar muka EMUI 10.
Penasaran? Silakan simak sosok Huawei Mate 30 Pro selengkapnya dalam rangkaian foto di tautan berikut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesan Pertama Menjajal Ponsel Andalan Baru Huawei, Mate 30 Pro"
Penulis : Oik Yusuf
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sisi-depan-ponsel-huawei-mate-30.jpg)